• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Rabu, 22 Oktober 2014
Bangka Pos

Ipen: Kupikir Masih Wajar

Kamis, 19 April 2012 23:04 WIB
Ipen: Kupikir Masih Wajar
bangkapos.com/al adhi
Zulfriandi Afan, Pengamat Politik.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi S
BANGKAPOS.COM
, BELITUNG - Besaran anggaran SPPD DPRD Kabupaten Belitung dan Kesekretariatan DPRD yang mencapai Rp 2,899 M pada tahun 2012 ini dianggap masih dalam batas wajar. Penilaian ini berdasarkan kalkulasi besaran APBD dan PAD pada tahun yang sama.

"Dilihat dari besaran APBD dan PAD, alokasi itu kupikir masih wajar mengingat alokasi itu juga diperuntukkan bagi SPPD Kesekertariatan DPRD," ungkap pengamat politik, Zulfriandi Afan kepada bangkapos.com, Rabu (18/4/2012).

Pria yang akrab disapa Ipen mengatakan bukan hanya besaran atau nilai yang patut dikritisi. Namun juga efektivitas anggaran SPPD tersebut dan juga sejauh mana anggaran tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

Lebih jauh Ipen menjelaskan, pertanggungjawaban SPPD bukanlah hanya secara administrasi dengan bukti-bukti akomodasi selama perjalanan dinas. Namun juga hasil perjalanan dinas itu sendiri.

"Jadi pertanggungjawaban publik terhadap uang rakyat yang digunakan sebagai perjalanan dinas itu yang harus dipertanyakan kepada anggota-anggota DPRD Belitung, feed backnya seperti apa," kata Ipen.

Setiap perjalanan dinas yang dilakukan lebih banyak studi banding ini seharusnya memberikan hasil positif bagi pembangunan daerah. Namun begitu, menurut Ipen hasil perjalanan dinas tersebut sulit diukur bila dalam bentuk kebijakan-kebijakan.

"Seharusnya memberikan hasil nyata dalam pembangunan Belitung. Implementasi dari hasil-hasi perjalanan dinas sama sekali tidak bisa terukur selama ini terutama dalam bentuk kebijakan-kebijakan pemerintahan dalam menjalankan fungsi-fungsi DPRD," ujar Ipen.
Penulis: aladhi
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
104815 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas