Ipen: Kupikir Masih Wajar
Bangkapos.com - Kamis, 19 April 2012 23:04 WIB

bangkapos.com/al adhi
Zulfriandi Afan, Pengamat Politik.
Berita Terkait
- Arlin: Tema Under The Sea-nya Dapat Banget
- Miss Tourism Asia Suka Mie Atep
- BBF Kedua Harus Digelar
- BBF Disambut Antusias
- BBF Tahun Depan, akan Dipromosikan Satu Tahun
- Jember Fashion Carnaval Tampil di BBF
- Penambangan Timah Berkedok Pariwisata
- Belitung Beach Festival Akan Jadi Acara Tahunan
- Andrea Hirata Ciptakan "Manusia Timah"
- Syarief Hasan: Potensi Babel Luar Biasa
Laporan Wartawan Bangka Pos, Al Adhi S
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Besaran anggaran SPPD DPRD Kabupaten Belitung dan Kesekretariatan DPRD yang mencapai Rp 2,899 M pada tahun 2012 ini dianggap masih dalam batas wajar. Penilaian ini berdasarkan kalkulasi besaran APBD dan PAD pada tahun yang sama.
"Dilihat dari besaran APBD dan PAD, alokasi itu kupikir masih wajar mengingat alokasi itu juga diperuntukkan bagi SPPD Kesekertariatan DPRD," ungkap pengamat politik, Zulfriandi Afan kepada bangkapos.com, Rabu (18/4/2012).
Pria yang akrab disapa Ipen mengatakan bukan hanya besaran atau nilai yang patut dikritisi. Namun juga efektivitas anggaran SPPD tersebut dan juga sejauh mana anggaran tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
Lebih jauh Ipen menjelaskan, pertanggungjawaban SPPD bukanlah hanya secara administrasi dengan bukti-bukti akomodasi selama perjalanan dinas. Namun juga hasil perjalanan dinas itu sendiri.
"Jadi pertanggungjawaban publik terhadap uang rakyat yang digunakan sebagai perjalanan dinas itu yang harus dipertanyakan kepada anggota-anggota DPRD Belitung, feed backnya seperti apa," kata Ipen.
Setiap perjalanan dinas yang dilakukan lebih banyak studi banding ini seharusnya memberikan hasil positif bagi pembangunan daerah. Namun begitu, menurut Ipen hasil perjalanan dinas tersebut sulit diukur bila dalam bentuk kebijakan-kebijakan.
"Seharusnya memberikan hasil nyata dalam pembangunan Belitung. Implementasi dari hasil-hasi perjalanan dinas sama sekali tidak bisa terukur selama ini terutama dalam bentuk kebijakan-kebijakan pemerintahan dalam menjalankan fungsi-fungsi DPRD," ujar Ipen.
BANGKAPOS.COM, BELITUNG - Besaran anggaran SPPD DPRD Kabupaten Belitung dan Kesekretariatan DPRD yang mencapai Rp 2,899 M pada tahun 2012 ini dianggap masih dalam batas wajar. Penilaian ini berdasarkan kalkulasi besaran APBD dan PAD pada tahun yang sama.
"Dilihat dari besaran APBD dan PAD, alokasi itu kupikir masih wajar mengingat alokasi itu juga diperuntukkan bagi SPPD Kesekertariatan DPRD," ungkap pengamat politik, Zulfriandi Afan kepada bangkapos.com, Rabu (18/4/2012).
Pria yang akrab disapa Ipen mengatakan bukan hanya besaran atau nilai yang patut dikritisi. Namun juga efektivitas anggaran SPPD tersebut dan juga sejauh mana anggaran tersebut bisa dipertanggungjawabkan.
Lebih jauh Ipen menjelaskan, pertanggungjawaban SPPD bukanlah hanya secara administrasi dengan bukti-bukti akomodasi selama perjalanan dinas. Namun juga hasil perjalanan dinas itu sendiri.
"Jadi pertanggungjawaban publik terhadap uang rakyat yang digunakan sebagai perjalanan dinas itu yang harus dipertanyakan kepada anggota-anggota DPRD Belitung, feed backnya seperti apa," kata Ipen.
Setiap perjalanan dinas yang dilakukan lebih banyak studi banding ini seharusnya memberikan hasil positif bagi pembangunan daerah. Namun begitu, menurut Ipen hasil perjalanan dinas tersebut sulit diukur bila dalam bentuk kebijakan-kebijakan.
"Seharusnya memberikan hasil nyata dalam pembangunan Belitung. Implementasi dari hasil-hasi perjalanan dinas sama sekali tidak bisa terukur selama ini terutama dalam bentuk kebijakan-kebijakan pemerintahan dalam menjalankan fungsi-fungsi DPRD," ujar Ipen.
Penulis : aladhi
Editor : emil
Rekomendasi Facebook
