Ribuan Siswa Depok Kampanye Sehari Tanpa Nasi
Bangkapos.com - Minggu, 22 April 2012 11:59 WIB

KOMPAS/ANDY REZA HIDAYAT
Ribuan pelajar bersama guru dan sejumlah elemen masyarakat mengikuti kampanye sehari tanpa nasi di lapangan tembak Kostrad, Cilodong, Depok, Jawa Barat, Minggu (22/4/2012.
Berita Terkait
- Undang-undang Anti-Alkohol Disahkan Turki
- Obama Remaja pernah Rayu Wanita Ini
- Gara-gara Tak Lulus UN, Siswa di Toraja Rusak Sekolah
- Siswa di Sekolah Ini Rayakan Kelulusan dengan Donor…
- PM Jepang Tak Mau Tinggal di Rumah Dinas
- King Richard III Dikubur dengan Tangan Terikat
- Enam Universitas Siap Terima Siswa Tak Lulus di Daerah…
- Ada Sentimen Kuat dari AS-China
- Nilai UN Tertinggi, Ni Kadek Terima Hadiah Rp 10 Juta
- Rusia Diajak AS Bahas Perdamaian Suriah
BANGKAPOS.COM, DEPOK - Ribuan siswa SD, SMP, dan SMA mengikuti kampanye One Day No Rice atau sehari tanpa nasi di lapangan tembak Cilodong, Kota Depok, Minggu (22/4/2012.
Pemerintah Kota Depok mendaftarkan 24.520 peserta kampanye itu sebagai pencatat rekor makan makanan non beras terbanyak di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Sejak pukul 06.30 pagi tadi, massa sudah berkumpul di area Kostrad. Hadir di Lapangan Tembak antara lain Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma'il, Deputi Manager MURI Damian Awan Rahargo, guru, dan puluhan ribu siswa. Masing-masing membawa makanan sendiri dari bahan non nasi dan terigu.
"Acaranya bagus. Membuat senang. Tadi pagi baru makan ayam sama sayur. Hari ini tidak boleh makan nasi, guru yang memberi tahu," tutur Bintang Mohammad Irsad, siswa Kelas 5 SD Kalibaru 4, Kecamatan Cilodong, Depok.
Sayangnya, dia belum banyak mengenal jenis makanan lain yang tidak terbuat dari beras. Bintang hanya tahu makanan itu berbentuk singkong dan ubi.
Pada acara ini, dia membawa ubi dan telur. "Ayah yang masakin dari rumah," tutur Bintang.
Pemerintah Kota Depok mendaftarkan 24.520 peserta kampanye itu sebagai pencatat rekor makan makanan non beras terbanyak di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).
Sejak pukul 06.30 pagi tadi, massa sudah berkumpul di area Kostrad. Hadir di Lapangan Tembak antara lain Wali Kota Depok Nur Mahmudi Isma'il, Deputi Manager MURI Damian Awan Rahargo, guru, dan puluhan ribu siswa. Masing-masing membawa makanan sendiri dari bahan non nasi dan terigu.
"Acaranya bagus. Membuat senang. Tadi pagi baru makan ayam sama sayur. Hari ini tidak boleh makan nasi, guru yang memberi tahu," tutur Bintang Mohammad Irsad, siswa Kelas 5 SD Kalibaru 4, Kecamatan Cilodong, Depok.
Sayangnya, dia belum banyak mengenal jenis makanan lain yang tidak terbuat dari beras. Bintang hanya tahu makanan itu berbentuk singkong dan ubi.
Pada acara ini, dia membawa ubi dan telur. "Ayah yang masakin dari rumah," tutur Bintang.
Editor : fitriadi
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook
