Sardi: Anggaran Raperda Lumayan Besar
Bangkapos.com - Senin, 23 April 2012 11:51 WIB

bangkapos.com/riyadi
Sardi
Berita Terkait
- Dana Minim, Persibabar Gagal Saksikan Uji Coba Timnas
- Agung Minta Pemkab Bangka Selesaikan Temuan BPK
- DPRD Basel Sahkan 3 Raperda Perhubungan Jadi Perda
- 1.888 Santri TPA/TQA Babar Diwisuda
- Budayawan Menilai Mayoritas Caleg Babar dari 'Kampung'
- Babar Peluang Lomba Swasti Saba Nasional
- Persibabar Puncaki Klasemen Devisi I
- Anak ASSBI Babar Menuju Korea dan Singapura
- Persibabar Masih Puncaki Klasemen Sementara
- Persibabar Lumat Bina Taruna 3-1
Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Badan Legislatif DPRD Bangka Barat Sardi mengatakan pihaknya berencana mengajukan dua raperda inisiatif, yakni raperda tentang kebudayaan dan raperda tentang perubahan BUMD.
Bagaimana anggarannya? Sardi menjawab, karena raperda ini harus sesuai prosedur diantaranya turun ke objek, membahas dengan objek, membahas dengan pemerintah, kerjasama dengan perguruan tinggi dan kajian ilmiahnya serta kajian ke bagian hukum Depdagri, maka anggarannya lumayan besar.
Sardi menjelaskan satu raperda diusulkan Rp 300 jutaan, tapi sayangnya sekarang belum ada anggaran. Persoalannya, pada pembahasan APBD yang lalu belum dimasukkan. Awal tahun lalu diusulkan melalui perubahan mendahului, akan tetapi ternyata tidak bisa karena terganjal peraturan.
“Jadi akan kita usulkan lagi, pada APBD perubahan yang akan datang, mudah-mudahan disetujui," kata Sardi kepada bangkapos.com baru-baru ini.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Ketua Badan Legislatif DPRD Bangka Barat Sardi mengatakan pihaknya berencana mengajukan dua raperda inisiatif, yakni raperda tentang kebudayaan dan raperda tentang perubahan BUMD.
Bagaimana anggarannya? Sardi menjawab, karena raperda ini harus sesuai prosedur diantaranya turun ke objek, membahas dengan objek, membahas dengan pemerintah, kerjasama dengan perguruan tinggi dan kajian ilmiahnya serta kajian ke bagian hukum Depdagri, maka anggarannya lumayan besar.
Sardi menjelaskan satu raperda diusulkan Rp 300 jutaan, tapi sayangnya sekarang belum ada anggaran. Persoalannya, pada pembahasan APBD yang lalu belum dimasukkan. Awal tahun lalu diusulkan melalui perubahan mendahului, akan tetapi ternyata tidak bisa karena terganjal peraturan.
“Jadi akan kita usulkan lagi, pada APBD perubahan yang akan datang, mudah-mudahan disetujui," kata Sardi kepada bangkapos.com baru-baru ini.
Penulis : riyadi
Editor : fitriadi
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
