A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Bursa AS Dikhawatirkan ke Zona Merah - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 26 Juli 2014
Bangka Pos

Bursa AS Dikhawatirkan ke Zona Merah

Selasa, 24 April 2012 08:31 WIB
Bursa AS Dikhawatirkan ke Zona Merah
kompas
Ilustrasi
NEW YORK, KOMPAS.com - Wall Street ditutup melemah pada Senin (23/4/2012) waktu setempat (Selasa pagi WIB) tetapi terhindar dari penurunan curam awal perdagangan, karena pasar fokus pada ketidakpastian  politik dan  ekonomi di Eropa serta beberapa hasil laba AS tak sesuai harapan.

Indeks Dow Jones Industrial Average merosot 102,09 poin (0,78 persen) menjadi mengakhiri sesi perdagangan di 12.927,17. Indeks saham S&P 500 turun 11,59 poin (0,84 persen) menjadi 1.366,94, sedangkan indeks teknologi Nasdaq merosot 30,00 poin (1,00 persen) menjadi 2.970,45.

"Kekhawatiran ekonomi dari seluruh dunia telah memicu suasana ’bearish’ (lesu) di Wall Street," kata Karee Venema di Schaeffer’s Investment Research.

Wall Street bergabung dengan kerugian saham global karena banyaknya data ekonomi mengecewakan dan laporan keuangan perusahaan menekan sentimen. "Sementara kalender ekonomi domestik kosong dari jadwal rilis, kegiatan bisnis zona euro tak terduga melambat, sementara laporan awal menunjukkan produksi manufaktur China terus melambat," para analis Charles Schwab & Co mengatakan. "Selain itu, ketidakpastian politik di Prancis dan Belanda menambah ke kecemasan di Wall Street."

Aktivitas manufaktur China mengalami kontraksi untuk keenam bulan berturut-turut, dan di 17-negara zona euro, aktivitas sektor swasta menyusut paling tajam dalam lima bulan terakhir.

Pemerintah Belanda runtuh pada Senin, sehari setelah Presiden Prancis Nicolas Sarkozy kalah dalam pemungutan suara putaran pertama presiden oleh Sosialis Francois Hollande.

Perdana Menteri Belanda Mark Rutte dan kabinetnya mengundurkan diri setelah pemerintahannya gagal mencapai kesepakatan atas langkah-langkah penghematan.

Saham Wal-Mart memimpin saham unggulan (blue-chip) Dow lebih rendah, terjun 4,7 persen setelah mengatakan selama akhir pekan, pihaknya menyelidiki dugaan suap terhadap operasinya di Meksiko. Pada Senin, dua anggota kongres senior AS meluncurkan penyelidikan atas tuduhan tersebut.
    
Di sisi pendapatan, ConocoPhillips mencatat penurunan 2,0 persen keuntungan untuk kuartal pertama, gagal memenuhi harapan. Saham ConocoPhillips turun 0,8 persen.

Pembuat sarapan sereal  Kellogg jatuh 6,1 persen setelah melaporkan penjualan kuartal pertama lebih lemah dari perkiraan, dirugikan oleh Eropa, dan menurunkan perkiraan untuk setahun penuh. 

Pfizer turun 0,8 persen setelah mengumumkan penjualan bisnis makanan bayinya, Pfizer Nutrition, kepada raksasa makanan Swiss Nestle seharga 11,85 miliar dollar AS secara tunai.
    
Microsoft turun 0,9 persen setelah menyetujui kesepakatan 550 juta dollar AS untuk menjual ratusan paten AOL untuk raksasa jaringan sosial  Facebook. Setelah bel penutupan, Facebook melaporkan laba kuartalannya merosot menjadi 205 juta dollar AS meskipun pendapatannya melonjak karena terbentur kenaikan biaya penelitian dan promosi menjelang debutnya di pasar saham.
   
 Wall Street dilanda aksi jual setelah pada Jumat ditutup bervariasi. Indeks Dow naik 0,5 persen, S&P 500 bertambah 0,1 persen dan Nasdaq kehilangan 0,2 persen.
Editor: emil
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas