Hen Pemuda Kepoh Ditembak Polisi
Hen warga Desa Kepoh Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan dilumpuhkan dengan timah panas saat mencoba melarikan diri.
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Hen (21) warga Desa Kepoh Kecamatan Toboali Kabupaten Bangka Selatan dilumpuhkan dengan timah panas saat mencoba melarikan diri ketika hendak dibekuk polisi, Rabu (25/4/2012).
Informasi yang berhasil dihimpun bangkapos.com menyebutkan Hen diduga salah satu pelaku dari 10 pelaku penganiayaan dengan senjata tajam terhadap lima orang pemuda di Pantai Batu Perahu, Toboali, Rabu (25/4) sekitar pukul 17.30 WIB.
Akibat penganiayaan tersebut Maikel (18) warga Kolong 2, Lancar (21) warga Air Medang, Sangkut (20) warga kolong Dua, Suwandi (24) warga Air Medang dan Kade (19) warga Kolong Dua menderita sejumlah luka sabetan senjata tajam.
Aksi penganiayaan terhadap lima pemuda tersebut terjadi saat kelima korban mau pulang dari pantai. Tiba-tiba datang rombongan pemuda yang tidak dikenal menanyakan alamat mereka.
Selanjutnya lima pemuda itu diserang dengan menggunakan senjata tajam dan berhamburan melarikan diri ke dalam hutan.
Kelimanya baru berani keluar dari persembunyiannya setelah jajaran Polres Basel tiba di lokasi. Mereka selanjutnya dibawa ke RSUD Basel untuk mendapatkan perawatan.
Aksi penganiayaan ini langsung direspon jajaran Polres Basel. Sekitar pukul. 20.45 WIB, tim gabungan reserse dan intel Polres Basel serta anggota Polsek Toboali dipimpin Kabag Ops Kompol Heru H Handoro menangkap para pelaku.
Tiga orang pelaku, Hen (21) warga Simpang Kepoh Toboali, mengalami luka tembak pada betis kiri.
Dari keterangan sementara pada saat kejadian Hen menusuk lengan salah satu korban bernama Sangkut. Hen juga terlibat kasus lainnya melempar kaca mobil dinas Bimas, Rabu (18/4/2012) lalu.
Pelaku lainnya Nanda (16) warga Kampung Teladan, Toboali.
Nanda berdasarkan hasil pemeriksaan sementara hanya ikut-ikutan.
Sementara pelaku lainnya bernama Angga (19) warga Teladan Ampera, Toboali.
"Kita saat ini masih melakukan pencarian keberadaan terhadap dua tersangka lainnya," kata Heru seizin Kapolres Basel AKBP M Yusuf dikonfirmasi bangkapos.com, Rabu (25/4) malam.