Tenggelam di Pantai Mudong
Upaya Pencarian Muslim Berlanjut
Upaya pencarian Muslim (50) yang tenggelam saat sedang mancing ikan, dari pinggir karang,
Tayang:
bangkapos.com/rusmiadi
Pihak keluarga korban menyaksikan petugas Tagana dibantu warga yang sedang berupaya mencari korban di sekitar karang, di tepi Pantai Mudong, Desa Padang, Manggar, Minggu (29/4/2012).
Laporan wartawan Bangka Pos, Rusmiadi
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Upaya pencarian Muslim (50) yang tenggelam saat sedang mancing ikan, dari pinggir karang, di sekitar Pantai Mudong, Desa Padang, Manggar, kembali dilanjutkan oleh tim Tagana Kabupaten Beltim bersama warga nelayan setempat, Minggu (29/4/2012).
Korban tenggelam saat sedang mancing ikan, pada hari Sabtu (28/4/2012). Diketahui oleh warga yang saat itu sedang mencari umpan disekitar karang. Pencarian sempat dilakukan saat itu namun tidak membuahkan hasil.
Dalam upaya pencarian hari selanjutnya Minggu (29/4/2012) tiga unit perahu motor nelayan ditambah satu perahu evakuasi tagana, menyisir dipinggir karang disekitar korban tenggelam. Ada diantaranya melakukan penyelaman, dipinggir karang. Hanya menemukan sepatu boot milik korban. Sementara korban belum ditemukan.
Penyelaman disekitar karang tanpa menggunakan peralatan selam, hanya berbekal kaca mata selam.
"Air agak bening, tadi sempat nyelam cuma dapat sepatu boot punya korban disekitar karang," ungkap Kutak, anggota Tagana Beltim yang sempat menyelam disekitar karang, kepada bangkapos.com, Minggu.
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -- Upaya pencarian Muslim (50) yang tenggelam saat sedang mancing ikan, dari pinggir karang, di sekitar Pantai Mudong, Desa Padang, Manggar, kembali dilanjutkan oleh tim Tagana Kabupaten Beltim bersama warga nelayan setempat, Minggu (29/4/2012).
Korban tenggelam saat sedang mancing ikan, pada hari Sabtu (28/4/2012). Diketahui oleh warga yang saat itu sedang mencari umpan disekitar karang. Pencarian sempat dilakukan saat itu namun tidak membuahkan hasil.
Dalam upaya pencarian hari selanjutnya Minggu (29/4/2012) tiga unit perahu motor nelayan ditambah satu perahu evakuasi tagana, menyisir dipinggir karang disekitar korban tenggelam. Ada diantaranya melakukan penyelaman, dipinggir karang. Hanya menemukan sepatu boot milik korban. Sementara korban belum ditemukan.
Penyelaman disekitar karang tanpa menggunakan peralatan selam, hanya berbekal kaca mata selam.
"Air agak bening, tadi sempat nyelam cuma dapat sepatu boot punya korban disekitar karang," ungkap Kutak, anggota Tagana Beltim yang sempat menyelam disekitar karang, kepada bangkapos.com, Minggu.