Rabu, 10 Juni 2026

Laba PT Timah Turun 41 Persen

PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba bersih pada kuartal pertama 2012 sebesar Rp 207,7 miliar atau turun 41 persen.

Tayang:
Editor: fitriadi
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - PT Timah Tbk (TINS) membukukan laba bersih pada kuartal pertama 2012 sebesar Rp 207,7 miliar atau turun 41 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya Rp 354,7 miliar.

Sekretaris Perusahaan TINS, Abrun Abubakar dalam siaran pers di Jakarta, Senin (30/4/2012) mengatakan, turunnya laba bersih disebabkan oleh menurunnya harga rata-rata logam timah dunia seiring dengan meningkatnya suplai timah dari negara produsen timah Asia selain Indonesia.

"Harga tertinggi logam timah dunia adalah 25.650 dollar AS per Mton, yaitu pada 8 Februari 2012 dan terendah adalah 19.415 dollar AS Mton di 5 Januari 2012 dengan harga rata-rata selama triwulan pertama 2012 sebesar 22.941 dollar AS Mton," kata dia.

Ia mengemukakan, harga rata-rata yang diterima perseroan selama triwulan pertama 2012 sebesar 23.101 dolLar AS per Mton atau lebih rendah 22 persen dari harga rata-rata tahun lalu pada periode yang sama yaitu sebesar 29.695 dollar AS Mton.

Ia menambahkan, sementara nilai tukar rata-rata dollar AS terhadap rupiah yang diterima oleh Perseroan dua persen lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yakni dari Rp 8.939 menjadi Rp 9.084 per dollar AS.

Untuk pendapatan, lanjut dia, penjualan TINS selama triwulan pertama 2012 sebesar Rp 2,172 triliun atau turun tiga persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,248 triliun. Sementara aset perseroan senilai Rp 6,465 triliun turun sebesar dua persen dari Jumlah Aset tahun lalu yaitu Rp 6,569 triliun.

Adapun kinerja saham  perseroan bergerak pada harga terendah Rp 1.660 dan harga tertinggi sebesar R p2.025 per lembar saham dengan harga rata-rata sebesar Rp 1.858 per lembar saham. Kapitalisasi pasar pada akhir triwulan I 2012 adalah Rp 9,4 triliun dengan jumlah saham beredar 5,033 triliun lembar saham.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved