Kamis, 11 Juni 2026

Dinkes Basel Mesti Jemput Dana Global

Wakil ketua DPRD Basel Djulaili Romli meminta Dinas Kesehatan Basel memanfaatkan dana Global Fund (GF) AIDS, TB dan Malaria (ATM).

Tayang:
Penulis: Iwan Satriawan | Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Wakil ketua DPRD Basel
Djulaili Romli meminta Dinas Kesehatan Basel memanfaatkan dana Global Fund (GF) AIDS, TB dan Malaria (ATM) yang ada di Kementerian Kesehatan untuk penanganan penyakit demam berdarah (DB) di Bangka Selatan.

Dana GF ATM tersebut merupakan bantuan dana internasional yang disediakan setiap tahun.

Djulaili Romli mengungkapkan, pihaknya mengetahui adanya dana Global Fund tersebut dari hasil kunjungan kerja mereka ke Kemenkes RI baru-baru ini.

"Jadi kita minta dinas kesehatan untuk mengejar ini. Kan malu kita ketika terjadi DBD ternyata tidak ada dana fogging," ujar Djulaili Romli kepada bangkapos.com, Senin (7/5/2012).

Menurutnya informasi mengenai dana tersebut sebelumnya sudah mereka sampaikan ke Dinkes Basel. Pihak Dinkes berjanji akan mengejar dana itu.

"SKPD harus sinergi seperti ini sehingga kita bisa berbagi informasi. Dana tersebut sudah 13 tahun berjalan," kata Djulaili Romli.

Terpisah, Kepala Dinkes Basel Sofian Anuwi mengatakan  untuk malaria pihaknya  sudah 3 tahun belakangan ini dapat dana bantuan dari Global Fund.

"Untuk penanganan DB belum, karena penangannnya berbeda. Penanganan DB kita hingga saat ini masih mengandalkan APBD," tukas Sofian.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved