Buaya Betina Pemangsa Manusia Ditangkap
Bangkapos.com - Selasa, 8 Mei 2012 19:38 WIB
Berita Terkait
- Razia Piangsut Baru Kali Ini Tidak Bocor
- Belasan Pria Hidung Belang dan PSK Digaruk Polisi
- Honor Kaling dan RT Wewenang Kelurahan
- Honor RT dan Kaling Empat Bulan Macet
- Lurah Mengaku Sudah Rapat dengan RT dan Kaling
- Dewan Pertanyakan Kepindahan Kantor Lurah Ketapang
- Ahmad Kejar-kejaran Dengan Penjambret
- We Digerebek Saat Gunakan Sabu-sabu di Penginapan
- BNI Harus Bantu Warga Pesisir Toboali
- Ratusan Warga Ikuti Jalan Santai BNI Toboali
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Warga Dusun III Serdang Desa Jelutung II Kecamatan Simpangrimba Kabupaten Bangka Selatan, Senin (7/5/2012) malam berhasil menangkap seekor buaya betina di Sungai Balar.
Buaya berjenis kelamin betina sepanjang 3,9 meter tersebut ditangkap setelah terjerat pancing dengan bantuan pawang buaya Muhammad Daud dari Sungaiselan.
Kades Jelutung II Kecamatan Simpangrimba, Nawi mengungkapkan untuk memancing buaya yang sudah memangsa dua warganya tersebut, warga menggunakan umpan usus ayam.
"Dari tujug pancing yang dipasang, tertangkap Buaya betina ukuran 3,9 Meter Senin(7/5/2012), buaya dipancing dengan umpan usus ayam.," ungkap Nawi kepada bangkapos.com, Selasa (8/5/2012).
Ia menjelaskan di Sungai Balar diperkirakan hidup tiga ekor buaya ganas yang mau ditangkap dengan cara dipancing.
Sementara buaya betina yang berhasil ditangkap kemudian dibawa ke rumah Ketua RT I Syarifudin. Selanjutnya, perut buaya dibelah guna mencari potongan tubuh manusia yang pernah dimangsa oleh binatang itu. Hanya saja, tidak ditemukan potongan tubuh manusia, lalu buaya tersebut dikuburkan.
BANGKAPOS.COM,BANGKA--Warga Dusun III Serdang Desa Jelutung II Kecamatan Simpangrimba Kabupaten Bangka Selatan, Senin (7/5/2012) malam berhasil menangkap seekor buaya betina di Sungai Balar.
Buaya berjenis kelamin betina sepanjang 3,9 meter tersebut ditangkap setelah terjerat pancing dengan bantuan pawang buaya Muhammad Daud dari Sungaiselan.
Kades Jelutung II Kecamatan Simpangrimba, Nawi mengungkapkan untuk memancing buaya yang sudah memangsa dua warganya tersebut, warga menggunakan umpan usus ayam.
"Dari tujug pancing yang dipasang, tertangkap Buaya betina ukuran 3,9 Meter Senin(7/5/2012), buaya dipancing dengan umpan usus ayam.," ungkap Nawi kepada bangkapos.com, Selasa (8/5/2012).
Ia menjelaskan di Sungai Balar diperkirakan hidup tiga ekor buaya ganas yang mau ditangkap dengan cara dipancing.
Sementara buaya betina yang berhasil ditangkap kemudian dibawa ke rumah Ketua RT I Syarifudin. Selanjutnya, perut buaya dibelah guna mencari potongan tubuh manusia yang pernah dimangsa oleh binatang itu. Hanya saja, tidak ditemukan potongan tubuh manusia, lalu buaya tersebut dikuburkan.
Pantauan bangkapos.com, kabar tertangkapnya buaya itu menjadi tontonan warga yang terus berdatangan untuk menyaksikannya.
Warga Dusun III Serdang Desa Jelutung II Kecamatan Simpangrimba Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Babel akhir-akhir ini memang diresahkan oleh aksi buaya yang menghuni sungai Balar.
Hingga saat ini sudah dua warga setempat tewas diterkam dan jasadnya hingga kini belum ditemukan. Korban terkaman buaya Sungai Balar pertama kali terjadi pada bulan Januari 2011 lalu dan pertengahan April 2012 lalu seorang lagi warga bernama Segilik tewas saat bersampan di sungai tersebut.
Warga Dusun III Serdang Desa Jelutung II Kecamatan Simpangrimba Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Babel akhir-akhir ini memang diresahkan oleh aksi buaya yang menghuni sungai Balar.
Hingga saat ini sudah dua warga setempat tewas diterkam dan jasadnya hingga kini belum ditemukan. Korban terkaman buaya Sungai Balar pertama kali terjadi pada bulan Januari 2011 lalu dan pertengahan April 2012 lalu seorang lagi warga bernama Segilik tewas saat bersampan di sungai tersebut.
Penulis : IwanS
Editor : emil
Rekomendasi Facebook
