Kamis, 11 Juni 2026

Dewan Stressing DPU, Dinkes, RSUD dan LPSE Babar

Dari 11 catatan DPRD Bangka Barat atas LKPJ Bupati, terdapat masukan yang mesti menjadi perhatian beberapa SKPD.

Tayang:
Editor: fitriadi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Riyadi

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Dari 11 catatan DPRD Bangka Barat atas LKPJ Bupati, terdapat masukan yang mesti menjadi perhatian beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).


SKPD tersebut diantaranya, dinas pekerjaan umum, dinas kesehatan, RSUD dan Lembaga Pengadaan Secara Elektronik (LPSE).

Ketua DPRD Bangka Barat Ariyanto mengatakan stressing pertama untuk Dinas PU karena instansi ini paling banyak kegiatan dan banyak dinikmati langsung oleh masyarakat, tapi hasil kegiatannya kurang  memuaskan.

“Seperti pembangunan jalan, baru 1-2 bulan setelah dibangun sudah rusak. Stressing kedua yakni Dinkes diantaranya, pembangunan fisik dan pengadaan alkes, termasuk RSUD. Temuan dari teman-teman di dewan, beberapa pembangunan mengecewakan. Kalau dilihat antara kenyataan dengan di rap, menurut kita kurang pantas. Maka rekomendasi kita ya perbaikan dengan memperbaiki kualitasnya,” kata Ariyanto kepada bangkapos.com usai Paripurna Istimewa Penyampaian Keputusan DPRD terhadap LKPJ Bupati Bangka Barat, Selasa (8/5/2012).

Ariyanto menandaskan, Unit Layanan Pengadaan (sekarang LPSE) juga mendapatkan stressing dari dewan. LPSE diminta selektif dalam memutuskan pemenang tender, betul-betul mereka memiliki kualifikasi yang baik.

“Menurut catatan kami, tahun 2011 paling banyak terjadi pemutusan kontrak dibanding tahun sebelumnya. Kita nggak tahu kenapa ada pemutusan seperti ini. Ada beberapa catatan memang di 2011 lebih banyak dari tahun sebelumnya 2010, di 2012 mudah-mudahan tidak ada sama sekali,” jelas Ariyanto.

Sumber: bangkapos.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved