Rabu, 10 Juni 2026

Persibabar Juara Piala Suratin PSSI Babel 2012

Persibabar berhasil menjadi juara Piala Suratin PSS Babel 2012. Fadau cs menang 4-2 atas PS

Tayang:
zoom-inlihat foto Persibabar Juara Piala Suratin PSSI Babel 2012
bangkapos.com/wahyu k
Para pemain Persibabar yang berhadapan dengan PS Basel di Stadion Mini Kecamatan Manggar, Belitung Timur, Selasa (8/5/2012) sore.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Wahyu K
BANGKAPOS.COM, BELITUNG -Persibabar berhasil menjadi juara Piala Suratin PSS Babel 2012. Fadau cs menang 4-2 atas PS Basel lewat drama adu pinalti usai bermain imbang 1-1 pada waktu normal,  di Stadion Mini Kecamatan Manggar, Belitung Timur (Beltim), Selasa (8/5/2012).

Fadau (16) Kapten Persibabar berlari ke tepi lapangan, melakukan sujud syukur dan berpelukan dengan rekan satu tim. Dari luar pagar sejumlah anak-anak meneriakkan namanya berulang-ulang.

Fadau menoleh, lalu bergegas mencopot tali sepatu. Ia berlari menuju anak-anak sembari melepaskan pelukan rekan-rekannya. Sepasang sepatu yang sore itu telah mencetak dua gol ia berikan kepada anak-anak yang meneriakkan namanya.

"Tadi ada yang minta (sepatu), jadi saya kasih, buat kenang-kenangan untuk mereka," ujar Fadau kepada bangkapos.com, usai menjalani laga final 

Bermain di hadapan ratusan publik Beltim, Persibabar dan PS Basel tampil percaya diri. Keduanya tampil sama kuat dan silih berganti menyerang. Kedua tim juga tampil dengan kekuatan penuh.

Persibabar mengisi lini depan mereka dengan trisula Harry-Iki-Suryadi. Sedangkan PS Basel pun lengkap dengan trio penyerang Berol-Sumantri-Zondi. Namun lini pertahanan kedua tim bermain sangat solid. Duet Fadau-Wahit membuat lini pertahanan Persibabar sulit ditembus. Begitu pun PS Basel yang diperkuat bek andalan mereka, Egi Wahyudi.

Sementara di lini tengah mempertontonkan aksi dua motor serangan kedua klub, yakni Yovie PS Basel dan Iqbal Persibabar. Ke dua pemain ini tampil dominan dalam mengirimkan umpan ke lini depan.

Pada menit ke 20, Sumantri sempat merengsek ke kota pinalti Persibabar. Sayang tendangannya masih bisa diblok oleh Fadau. Pada menit ke 34, Harry melesahkan tendangan keras kaki kiri dari bibir kotak pinalti PS Basel. Namun bola masih melayang di atas mistar gawang Fadhel. Skor 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, Persibabar langsung tancap gas. Sebuah umpan terobosan Iqbal mengarah kepada Harry. Namun sayang Harry dilanggar, sehingga wasit Usman akhirnya memberikan hadiah tendangan bebas untuk Persibabar.

Fadau dipilih untuk mengeksekusi tendang bebas berjarak sekitar 20 meter di sisi kiri kotak pinalti PS Basel. Pemain bernomor punggung 3 ini melapaskan tendangan keras kaki kanan yang berbuah gol pada menit ke-46. Bola mengarah langsung ke tiang dekat dan tak mampu dijangkau oleh Fadhel.

Keunggulan Persibabar tak berlangsung lama. Selang semenit kemudian, PS Basel langsung menyamakan kedudukan lewat gol Yovie dari sisi luar kanan kotak pinalti. Gol tercipta berkat kecerdikan Yovie yang melepaskan tendangan melambung ke tiang jauh gawang Persibabar yang dijaga kiper kedua, Yogi.

Separuh babak kedua, permainan lebih banyak dikuasai oleh para pemain Persibabar. Sementara PS Basel sesekali melancarkan serangan balik yang berbahaya. Namun skor imbang 1-1 tetap bertahan hingga peluit akhir pertandingan dibunyikan. Penentuan juara langsung ditentukan lewat drama adu pinalti.

Empat eksekutor Persibabar yakni Fadau, Iki, Dodi, dan Supendi sukses membobol gawang Fadhel. Sementara PS Basel berharap pada empat eksekutor yakni Sumantri, Suriadi, Zondi, dan Kardi. Namun sayang
Suriadi dan Kardi gagal mengeksekusi tendangan pinalti. Drama adu pinalti akhirnya dimenangkan oleh Persibabar dengan skor 4-2.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved