Rabu, 10 Juni 2026

Keluarga Aditya Minta DVI Tepati Janji

Keluarga Aditya Sukardi menuntut tim Disaster Victim Investigation (DVI) bekerja secara profesional.

Tayang:
Editor: fitriadi
zoom-inlihat foto Keluarga Aditya Minta DVI Tepati Janji
KOMPAS.com/Yatimul Ainun
Tri Kardiani, ibu Aditya Sukardi (kanan), saat menerima tamu di kediamannya di Malang. Aditya adalah salah satu korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, Bogor, Jawa Barat.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Keluarga Aditya Sukardi, kameramen stasiun televisi Trans TV yang menjadi salah satu korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak, menuntut tim Disaster Victim Investigation (DVI) bekerja secara profesional.

Pihak keluarga Aditya juga meminta DVI menepati janjinya untuk menyelesaikan proses identifikasi, dalam waktu dua minggu.

"Keluarga di sini, sudah bersedia menuruti permintaan mereka (DVI-red), untuk menunggu di rumah. Saya harap, mereka bekerja profesional juga. Kalau perlu bekerja 24 jam penuh," kata Wahyono Suprapto, ayah kandung, Aditya Sukardi, Senin (14/5/2012).  "Jika diundur lagi, saya khawatir terlupakan," katanya.

Wahyono mengaku keluarganya akan berusaha bersabar untuk menunggu di rumah. "Pihak keluarga di sini sudah tidak akan mengganggu pekerjaan DVI. Mari tunjukkan kerja profesionalnya," ujarnya lagi.

Wahyono mengaku sudah ikhlas dengan peristiwa kecelakaan pesawat Sukhoi itu. Namun, pihak DVI, tidak lagi mempermainkan hati keluarga korban. "Saya juga sudah menerima apapun hasil tim identifikasi," katanya singkat.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved