Indra Akui Ada Dokumen Copy Paste
Terkait izin pertambangan di laut lepas, Ketua Tim Eksplorasi Terumbu Karang Universitas Bangka Belitung (UBB)
Penulis: nurhayati | Editor: suhendri
BANGKAPOS.COM , BANGKA -- Terkait izin pertambangan di laut lepas, Ketua Tim Eksplorasi Terumbu Karang Universitas Bangka Belitung (UBB) Indra Ambalika mengakui ada dokumen yang sifatnya seperti copy paste.
"Hal ini mungkin terjadi karena begitu banyaknya izin pertambangan laut lepas yang telah dikeluarkan dan lokasinya saling berdekatan sehingga tak banyak yang berbeda dari segi isi dokumen. Namun bisa jadi pula isi dokumen yang menjiplak dokumen-dokumen sebelumnya dengan alasan kepraktisan dan kemudahan," kata Indra kepada bangkapos.com, Rabu (16/5/2012).
Ia mengungkapkan hal yang pernah terjadi dan bukan hanya untuk kasus bidang dokumen Amdal kapal isap saja. Untuk itu, Indra meminta tim penilai dan tim teknis harus jeli dan betul-betul menilai dokumen tersebut.
Selain itu ia minta pemerintah juga memberikan hukuman bagi perusahaan yang melakukan tindakan menjiplak dokumen-dokumen milik orang lain tanpa seizin penulis sebelumnya.
"Dokumen Amdal merupakan dokumen karya ilmiah yang harus dipertanggungjawabkan dan sesuai dengan kaidah-kaidah karya ilmiah. Sayangnya, setahu saya hingga saat ini belum ada peringatan yang tegas dari pemerintah daerah kepada perusahaan yang kedapatan melakukan copy paste," sesal Indra.