Lagi, Gajah Liar Tewas Diracun
Seekor gajah liar ditemukan mati mengenaskan di kawasan Desa Pante Kuyun, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya.
"Diduga setelah mati belalainya dipotong dan gadingnya diambil," sebut Mukhtar, Komandan Ranger Conservation Rescue Unit Sampoiniet, Aceh Jaya, Kamis (17/5/2012).
Belalai gajah ditemukan terpaut hanya beberapa meter dari bangkai tubuh sang gajah. Menurut Mukhtar, gajah sumatera yang ditemukan tewas ini berusia 20 tahun dan diduga mati setelah memakan racun yang disebar di sekitar pepohonan dan rerumputan yang biasa menjadi konsumsi gajah disekitar kawasan hutan dan perkebunan. " Hal ini diketahui dari kondisi tubuh gajah yang terlihat membiru dan juga dari kondisi feses (kotoran) gajah," katanya.
Mukhtar menyebutkan, penyebab kematian gajah jantan ini tidak jauh berbeda dari kematian seekor gajah betina yang diperkirakan berusia 18 tahun, yang terjadi pada akhir April yang lalu. Gajah betina tersebut juga ditemukan tewas dikawasan perkebunan sawit di Kecamatan Sampoiniet, Kabupaten Aceh Jaya.
Dalam sebulan terakhir, dua ekor gajah ditemukan tewas di kecamatan ini, dengan sebab yang sama. Kawasan kecamatan ini memang sering didatangi gajah liar, akibat makin sempitnya lahan hutan tempat habitat gajah, karena pembukaan perkebunan sawit.
Sejumlah daerah di Aceh sering terjadi konflik antara gajah dan manusia. Saat ini hanya tersisa sekitar 400-500 populasi gajah sumatera liar di propinsi Aceh.