Kamar Yuli Dimasuki Anak Ibu Kos Dini Hari
Kejadian satu bulan lalu masih membekas dibenak Yuli Wirda Sari (22).
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kejadian satu bulan lalu masih membekas dibenak Yuli Wirda Sari (22). Gadis itu tidak berani lagi tinggal di rumah kontrakannya di daerah Senang Hati, Sungailiat, Bangka. Ia sekarang tinggal di rumah keluarganya di daerah Air Itam, Pangkalpinang.
Yuli menceritakan, peristiwa tidak mengenakkan tersebut terjadi pada Rabu (18/4/2012) lalu. Ketika pukul 02.20 dini hari, tiba-tiba ada orang yang masuk ke dalam kamar kontrakannya. Orang tersebut langsung memukul bagian kanan kepala Yuli. Seketika Yuli langsung terbangun dari tidurnya.
"Orang itu langsung memukul kepala saya dengan batu yang cukup besar sebanyak tiga kali. Kemudian kembali memukul pundak kanan saya," kata Yuli kepada bangkapos.com, Minggu (20/5/2012).
Saat Yuli mencoba untuk melawan, orang tersebut kemudian lari ke luar rumahnya. Yuli sempat melihat orang yang memukulnya itu memiliki postur tubuh yang tidak terlalu tinggi, memakai celana jeans berwarna coklat dan baju kaos berwarna putih yang dijadikan sebagai penutup wajahnya.
"Saya langsung keluar kamar dan membangunkan tetangga sebelah. Ia terkejut melihat kepala saya yang berdarah. Kami berdua kembali lagi ke kontrakan saya, namun pelakunya sudah tidak ada lagi," katanya.
Pada hari itu juga, Yuli melapor kejadian yang menimpanya ke Polsek Sungailiat, Bangka. Ternyata yang menjadi pelaku adalah anak ibu kontrakan Yuli sendiri yang sering dipanggil Boy.
Boy pun sempat dipanggil pihak kepolisian, namun hingga kini tidak ditangkap.
"Saya tidak tahu kenapa Boy berbuat itu kepada saya, ngobol sama dia pun saya tidak pernah," katanya.
Namun yang sangat disayangkan Yuli, hingga kini Boy tidak ditangkap pihak kepolisian. Ia masih bisa berkeliaran dan bekerja seperti biasanya.
"Saya mau pelaku itu ditangkap, padahal ia sudah mengaku tapi kenapa sampai saat ini orang itu masih berkeliaran," kata Yuli yang bekerja sebagai bidan di RS Medika Stania Sungailiat.