Jutaan Orang Terpana Gerhana Cincin Api
Jutaan orang di kawasan Asia, dan Amerika Serikat (AS) menyaksikan fenomena gerhana 'cincin api'.
Di Jepang, beberapa sekolah sengaja mengajak siswa-siswi mereka untuk menyaksikan gerhana, sementara beberapa komunitas masyarakat lainnya juga mengadakan tur gerhana yang diadakan di taman-taman kota, kapal pesiar, hingga pesawat terbang.
Bahkan televisi di Tokyo, menayangkan fenomena alam ini secara langsung.
Kemunculan gerhana cincin api, diawali dengan turunnya hujan rintik di sekitar wilayah Tokyo, namun langit mendadak cerah, saat gerhana mencapai puncaknya sehingga menciptakan pemandangan yang sangat indah.
"Situasi ini terasa sangat misterius. Saya tak pernah melihat hal seperti ini sebelumnya," kata seorang warga Tokyo, Kaori Sasaki.
Keramaian, yang nyaris hampir sama juga nampak di Hongkong. Masyarakat Hong Kong berkumpul di pantai Kowloon tempat Museum Angkasa Luar berada.
Sayangnya, mereka tidak bisa menyaksikan penampilan gerhana cincin api yang berlangsung kurang lebih selama empat setengah menit tersebut karena mendung menggelayut di langit Hong Kong.
Tak hanya di Jepang dan Hong Kong, gerhana juga menampilkan dirinya, di kepulauan Aleut, Alaska, juga di perbatasan Oregon dan California, Amerika Serikat.
Gerhana jenis ini terjadi saat bulan berada di titik terjauh dari Bumi sehingga tidak menutupi matahari secara utuh saat keduanya berada dalam satu garis lurus.