Rabu, 10 Juni 2026

Orang Tua Jemput ABG yang Terjaring

Anak baru gede (ABG) yang terjaring saat operasi penertiban oleh anggota Satpol PP Bangka, s

Tayang:
Penulis: edwardi |
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi
BANGKAPOS.COM
, BANGKA -- Anak baru gede (ABG) yang terjaring saat operasi penertiban oleh anggota Satpol PP Bangka, sempat didatangi pihak keluarganya. Diantaranyam It (14) dan temannya, yang tinggal bersama orangtuanya di daerah Jembatan Putus, belakang Kompleks Nangnung Sungailiat.

Orangtua It didampingi bibi It, saat di hadapan petugas membenarkan It selama ini tinggal  di Jambi bersama bibinya. Namun, sejak liburan sekolah lalu bersama neneknya pergi ke Bangka untuk melihat ibu kandungnya.

"It ini di Jambi masih sekolah, tapi selama di Bangka sekitar 1,5 bulan tidak sekolah lagi, dia sudah 3 minggu ini bekerja di tempat pembuatan kemplang, tapi kami tidak tahu mengapa dia bisa main ke THR mengikuti kelompok punk ini, sedangkan teman It itu anak orang baik-baik jarang keluar rumah tadi dia diajak It main-main, tak tahunya malah ditangkap Satpol PP," kata ibu It.

Menurutnya, It sejak bayi sudah dititipkan ke bibinya untuk dipelihara, ia tidak bisa memelihara anak perempuan karena dipercaya bisa meninggal dunia.

"Bapak It hanya seorang nelayan dan kami tinggal di Bangka sudah beberapa tahun lalu, membuat pondok di lahan milik PT Timah. Mungkin It malu dan berontak orangtuanya hidup miskin, serba kekurangan sehingga dia ikut-ikutan kelompok punk itu," tukas ibu It yang mengaku pasrah bila anaknya mau ditahan petugas.

Sementara Kasi Pembinaan Operasinal Satpol PP Bangka, Achmad Suherman mengatakan karena It masih memiliki keluarga yang juga masih menyayanginya, maka dikembalikan kepada pihak keluarganya agar dijaga dan dididik dengan baik.

"Kita tidak menginginkan ada aliran atau kelompok punk berkembang di kota Sungailiat, karena gaya hidup mereka dirasakan mengganggu warga disini, mereka tidur di sembarangan tempat, terkesan bergaul bebas, akan kita tertibkan bila melihat ada kelompok seperti ini," tukas Suherman.
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved