A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 107

Video Porno DPR Mirip Kasus Ariel-Luna - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 22 Agustus 2014
Bangka Pos

Video Porno DPR Mirip Kasus Ariel-Luna

Senin, 21 Mei 2012 18:30 WIB
Video Porno DPR Mirip Kasus Ariel-Luna
google
ilustrasi
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Pakar Digital Forensik, Ruby Alamsyah, mengatakan kasus video porno yang diduga melibatkan anggota DPR mirip dengan kasus video porno Ariel-Luna Maya. Dalam kasus video Ariel-Luna terbukti benar dan Ariel menjalani proses hukum.

"Video ini (anggota DPR) sama kasusnya dengan kasus Ariel-Luna," kata Ruby ketika dikonfirmasi Tribunnews.com, Senin (21/5/2012).

Untuk mengungkap kasus video porno Ariel-Luna, Mabes Polri  meminta jasa Ruby. Dalam kasus dugaan video porno DPR ini, Ruby juga memberikan analisanya ke Polri.

Badan Kehormatan (BK) DPR juga dikabarkan meminta jasa Ruby mengindentifikasi dan menganalisa secara forensik kebenaran video porno itu. "Dengan BK DPR baru ngobrol saja tapi belum sampai analisisnya," kata dia.

Rencananya Ruby akan hadir di BK DPR besok siang untuk membeberkan soal video porno mirip anggota DPR ini. "Besok saja penjelasannya," kata Ruby.

Menurut dia, untuk menginvestigasi kebenaran video porno anggota DPR maka pihaknya akan menggunakan teknik dan analisis yang sama ketika membuktikan kebenaran video porno Ariel-Luna.

"Dulu waktu video Ariel-Luna heboh meski sebagian masyarkat bilang wajah dan fisiknya mirip aslinya namun dari tinjauan forensik belum cukup," kata dia.

Dikatakan untuk sebuah kepastian hukum maka analisa digital forensik dibutuhkan sehingga bisa dibuktikan kebenaran ilmiah dan diterima dari aspek hukum.

"Dengan analisa ini maka akan diketahui siapa peng-upload pertama. Dapat dari mana videonya, siapa saja yang upload, editingnya siapa, dan apa maksud meng-upload video itu," kata Ruby.

Menurut dia, kalau mengidentifikasi pelaku video porno hanya membanding-bandingkan kemiripan wajah asli maka itu akan jadi preseden buruk.

"Kalau hanya membanding-bandingkan video dengan wajah asli itu jadi preseden buruk. Semua orang bisa," ujarnya.

Ruby mengatakan untuk mengetahui pelaku asli dalam video porno DPR maka butuh waktu sekitar 2-3 minggu. "Waktu kasus Ariel-Luna seperti itu," pungkasnya.(Hasanuddin Aco)
Editor: suhendri
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
109828 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas