Glory Oyong, Gadis Sampul yang Terobsesi Jadi Jurnalis

Glory Rosari Oyong (22), presenter Kompas TV, adalah sosok perempuan cerdas, aktif, dan mandiri.

Glory Oyong, Gadis Sampul yang Terobsesi Jadi Jurnalis
KOMPAS/Robert Adhi Ksp
Glory Rosari Oyong, presenter Kompas TV
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Glory Rosari Oyong (22), presenter Kompas TV, adalah sosok perempuan cerdas, aktif, dan mandiri.

Perempuan kelahiran Padang, Sumatera Barat, 14 Oktober 1989 ini memiliki banyak pengalaman di mancanegara pada usia yang relatif muda.

Glory Oyong pernah terpilih sebagai Gadis Sampul Berbakat 2006 dan membawa tiga gelar saat mengikuti Miss Tourism Queen International 2007 di China: Miss Press Princess, First Runner Up Talent Show, dan First Runner Up Miss of Asia.

Dan saat diminta mewakili Indonesia di World Miss University tahun 2008 di Korea, Glory membawa gelar Miss of Asia dan Miss Most Inteligent.

"Di Korea, saya berbicara dan menulis tentang lingkungan hidup, go green, dan perdamaian dunia," cerita Glory, Jumat (1/6/2012) malam.

Sejak kecil, Glory suka berpetualang, dan sejak SD, ia dididik orangtuanya mandiri. Ia berani bepergian ke luar negeri tanpa didampingi orangtuanya. Pengalaman ini membuatnya makin percaya diri dan tidak grogi tampil di depan publik. Ia juga pernah mencoba menjadi presenter di TV lokal, Semenanjung TV.

Tapi mengapa Glory memilih jurnalistik sebagai dunianya? "Jujur saja, awalnya, saya tidak terpikir menjadi jurnalis karena tadinya saya ke arah bisnis," kata Glory yang kuliah di Fakultas Ilmu Komunikasi, Universitas Tarumanegara, Jakarta jurusan Public Relations.

Tapi ia melihat dosen-dosennya yang sebagian jurnalis, selalu bercerita pengalaman jurnalistik yang penuh tantangan. Ketika ia magang sebagai Marcomm di Kompas.com, Glory sering bertemu jurnalis.

"Akhirnya saya yakin dunia jurnalistik memang lebih menantang," kata Glory. Januari 2011, ia bergabung dengan KompasTV setelah ia menyelesaikan kuliah dalam waktu tiga tahun (2007-2010) dan menjadi lulusan terbaik. Glory tidak terjun ke dunia showbiz ataupun entertainment, tapi "news".

Meski Glory tampil sebagai presenter, pembawa berita, ia juga sering terjun ke lapangan, memburu berita. Untuk menghapal tokoh-tokoh nasional, Glory punya trik tersendiri.

Ia memotret foto-foto mereka di ponselnya. Setidaknya Glory ingin menunjukkan keinginan kuatnya mempelajari dunia jurnalistik yang penuh tantangan.

"Saya akui saya kehilangan waktu pribadi. Tapi saya menyadari memang demikianlah dunia ini, yang waktu kerjanya tak menentu, bukan 9 to 5 seperti pekerja kantoran umumnya," ungkap Glory yang mengakui menikmati pekerjaannya.

Glory juga senang berolah raga. Selain suka main bulutangkis sejak SD, ia juga hobi basket dan renang.

"Saya pernah meraih medali dalam gaya dada dan gaya punggung se-Batam," kata gadis yang besar di Batam, Riau Kepulauan itu.

Ditanya soal nama Oyong di belakang namanya, Glory mengatakan, nama itu adalah nama belakang keluarga kakeknya.

"Kakek saya dan opa PK Ojong adalah kakak adik. Kakek saya anak pertama, opa PK Ojong anak keempat," ujar Glory yang ingin berprestasi karena kemampuannya sendiri.

Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved