• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 25 Oktober 2014
Bangka Pos

Pengolahan Mineral Ikutan Tambang belum Maksimal

Minggu, 3 Juni 2012 10:54 WIB
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM
,BANGKA-- Selama ini mineral ikutan tambang terutama timah  saat ini belum diolah secara benar. Akibatnya, Indonesia dirugikan karena belum adanya pemisahan mineral ikutan. Mineral ikutan mempunyai jual tinggi dan digunakan oleh industri berskala besar, termasuk untuk bahan baku Pembangkit Tenaga Listrik Nuklir (PLTN).

"Di pasir timah itu terdapat monazite, sirotin, ilmenite dan zirkon dimana dalam mineral ikutan ini juga ada lagi kandungannya seperti dalam zirkon ada thorium dan uranium," ungkap Widi Setiawan dari Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) menjadi pembicara dalam presentasinya yang berjudul menggali produk unggulan Babel pada  sarasehan peduli Bangka Belitung yang diselenggarakan oleh Madani Center Bangka Belitung, Sabtu (2/6/2012) di Hotel Santika.

Menurutnya saat ini hanya Negara Cina yang menjadi pusat produksi zirkon dimana bahan bakunya sebesar 60 persen berasal dari Indonesia. Bahkan zirkon yang berasal dari Kalimantan ini diekspor begitu saja tanpa ada pemisahan mineral ikutannya yakni Thorium dan Uraniun yang menjadi bahan baku PLTN.
Penulis: nurhayati
Editor: emil
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
111904 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas