Kain Cual Bangka Warisan Budaya Bernilai Tinggi

Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki warisan budaya unik berupa kain tenun Cual atau Songket Cual Bangka.

Kain Cual Bangka Warisan Budaya Bernilai Tinggi
bangkapos.com/nurhayati
Farrah dari Farrah Butik tampil elegan dan cantik dengan mengenakan Songket Cual Bangka.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA - Setiap daerah hampir memiliki kain tenun yang menjadi ciri khas daerah. Kain tenun juga menjadi warisan budaya daerah yang memiliki nilai seni tinggi sehingga banyak diburu para kolektor.

Seperti juga daerah lain, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki warisan budaya unik berupa kain tenun Cual atau Songket Cual Bangka. Kain tenun ini sudah terkenal hingga ke manca negara.

Hj Fatmini, Pemilik Farrah Butik, mengatakan Cual Bangka dulunya lebih dikenal dengan sebutan Limar Mentok.

"Kalau orang-orang dulu menyebutnya Limar Mentok karena berasal dari Mentok. Limar Mentok ini sudah dikenal sejak ratusan tahun lalu," jelas Fatmini kepada bangkapos.com di Farrah Butik Jl Depati Hamzah depan Masjid Al Husnah Airitam Pangkalpinang, Sabtu (9/6/2012).

Menurutnya, sekilas Songket Cual Bangka mirip Songket Palembang karena memiliki keterikatan nilai-nilai historis dengan Songket Palembang. Namun ada perbedaan dari segi motif dan pembuatannya.
Motif Songket Cual Bangkaterinspirasi dari alam seperti tumbuh-tumbuhan, hewan, ombak dan lain-lain.

"Kalau Songket Palembang itu motifnya seperti Bunga Cempaka, Bunga Cengkeh, Bungo Cino, dan lain-lain. Kalau motif Songket Cual Bangka seperti kucing, bebek dan motif lainnya," kata Fatmini.

Fatmini mengharapkan Songket Cual Bangka terus dilestarikan sehingga menambah kekayaan khasanah provinsi yang kaya akan sumber daya alam timah ini.

Penulis: nurhayati
Editor: fitriadi
Sumber: bangkapos.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved