Jiwa Muda Bung Karno
Bangkapos.com - Sabtu, 16 Juni 2012 23:59 WIB
Berita Terkait
- Koki Handal Dukung Bazar Vegetarian
- Bazar Vegetarian Disambut Antusias
- IVS Belitung Gelar Bazar Vegetarian
- Kak Seto Merasa Lebih Sehat dengan Vegetarian
- Jadi Vegetarian Tidak Sulit Penuhi Gizi
- Vita Consecrata Monsignor Hila
- Vita Consecrata Monsignor Hila
- "La Furia Roja" Laskar Sekaban
- Bangkit & Berubah!
- GETAR Sentuh Hati Nurani Sukiran
"Seribu orang berjiwa tua
hanya dapat bermimpi,
satu orang berjiwa muda
dapat mengubah dunia"
(Bung Karno, Proklamator RI)
BUNG KARNO adalah Sang Proklamator, milik bangsa. Maka tatkala kita mengenangnya pada Bulan Bung Karno sepanjang Juni dan puncaknya 21 Juni 2012 sesungguhnya kegiatan itu menjadi perayaan bangsa, Perayaan Rakyat. Kita menjadikannya besar.
Tersedia banyak sekali argumen mengapa Bung Karno besar serta agung dan kita mesti mengenang Bung Karno serta merevitalisasi spiritnya. Bung Karno adalah Proklamator yang mendeklarasikan kemerdekaan bangsa Indonesia sehingga kita menjadi bangsa yang merdeka dan bermartabat di antara bangsa-bangsa.
Bung Karno juga pemimpin bangsa yang visioner dan bersama founding father lainnya mampu merajut kebhinekaan menjadi tunggal ika sebagai pilar dan meletakkan pilar Negara Kesatuan Republik Indonesia, UUD 45 dan Pancasila.
Itulah buah kepemimpinan dan pendampingan Bung Karno.
"Pemimpin yang baik tidak berada di atas dan memberikan perintah. Pemimpin yang baik berada di sisi kita dan memberikan keteladanan" kata-kata bijak mengkristalkannya.
Maka, menjadi fenomenal tatkala Sabtu (16/6) kemarin anak-anak yang berjiwa muda berorasi bagaikan Bung Karno-Bung Karno cilik. Orasi adalah berbicara di depan umum dalam rangka menyampaikan dan mempengaruhi massa ke visi misi orator.
Orasi dipilih oleh Ketua Panitia Bulan Bung Karno Babel, M Irwansyah Sofyan Rebuin karena Bung Karno identik orator ulung tingkat dunia. "Panitia Indonesia, juga Babel memperdengarkan kembali pidato-pidato Bung Karno yang heroik dan kental nuansa kebangsaan itu pada 1 Juni 2012 lalu melalui radio-radio," kata Wawan Sofyan Rebuin.
Direncanakan tanggal 21 Juni 2012 akan diselenggarakan seminar menggali nilai-nilai kebangsaan Bung Karno. Penggalian menjadi demikian relevan karena secara historis dan fisikal, Bung Karno pernah berdiam dan tinggal di Bangka tatkala diasingkan. Di Bumi Bangkalah, tepatnya di Pangkalpinang, Bung Karno menggelorakan Pangkal Kemenangan.
Sabtu sore kemarin di Hotel Pangeran Pekanbaru magic word Bung Karno "Seribu orang berjiwa tua hanya dapat bermimpi, satu orang berjiwa muda dapat mengubah dunia" digemakan kembali oleh Merry Riana, Motivator Wanita Termuda No 1 Indonesia dan Asia.
Merry Riana ternyata tidak hanya mengajak sedikitnya 500 peserta seminar meraih kemerdekaan finansial semata. Merry Riana menebarkan berbagai jenis virus positif seperti mewujudkan mimpi dengan perjuangan, kerja keras, disiplin, tekun, penuh hasrat dan doa.
Merry Riana sangat berpengaruh karena dirinya menjadi saksi perwujudan Mimpi Sejuta Dolar atau Rp 7 Miliar dalam usia 26 tahun. Di usia 23 tahun penghasilannya mencapai 220.000 dollar. Merry adalah testimoni hidup betapa mimpi yang demikian tinggi itu bisa ia realisasi.
Merry berkata, "Sukses seringkali datang kepada mereka yang berani bertindak dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi."
"Janganlah mengeluh karena tangan yang belum dapat menggapai bintang, tapi bersyukurlah karena kaki yang masih dapat menginjak bumi," pesan Merry bagi mereka yang jatuh bangun.
Merry adalah wanita yang dimaksud Bung Karno berjiwa muda. Jiwa muda tidak mengenal usia. Manusia tua pun bisa berjiwa muda. "Jiwa muda adalah kekuatan yang mampu mengubah mindset. "Impossible harus bisa menjadi I am possible. Dan now where menjadi now here.
"Kalau dulu kita berkata, 'saya hanya' ... (mahasiswa, orang miskin, karyawan biasa dll) kini ubah menjadi ' justru karena saya' (mahasiswa, orang miskin, karyawan biasa dll) maka saya harus berhasil" ajak Merry.
Merry termasuk pribadi yang mampu memetik rahmat yang tersembunyi dalam musibah. Ia lahir di Jakarta dari orangtua yang warga negara Indonesia. Akibat kerusuhan Mei 1998, ia harus mengungsi dan bertahan hidup di Singapura.
Ia memetik rahmat dengan Decide (memutuskan), Discipline (disiplin) dan Desire (hasrat) dan mendeklarasikan "Saya Pasti Bisa" terhadap Mimpi Sejuta Dollarnya. Itulah jiwa muda Merry!
Dahlan Iskan Ketua Umum SPS dan Menneg BUMN yang hatinya benar-benar muda itu termasuk pribadi yang dimaksud Bung Karno. Mimpi, proses memperjuangkan mimpi jatuh bangun, bangkit lagi dimaknai Dahlan Iskan sebagai Universitas Kehidupan sebagaimana dituturkan secara sastrais dalam Buku Sepatu Dahlan sebagai berikut:
Jika semua yang kita kehendaki
terus kita MILIKI,
darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan
segera TERWUJUD,
darimana kita belajar SABAR
Jika setiap do’a kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR
Seorang yang dekat dengan TUHAN, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang TAAT pada TUHAN,
bukan berarti tidak ada KEKURANGAN
Seorang yang TEKUN berdo’a,
bukan berarti tidak ada masa masa SULIT
Biarlah TUHAN
yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita,
karena TUHAN TAHU yang tepat
untuk memberikan yang TERBAIK
Ketika kerjamu tidak dihargai,
maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu
kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam……, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN
Ketika kamu lelah dan kecewa,
maka saat itu
kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya
yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung,
maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAH – HATIAN
Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN
TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang,
bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT
tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan.
MEREKA dibentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA……
Semoga!
Editor : suhendri
Sumber : bangkapos.com
