A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Korban Cabul Kepsek Tak Hanya 2 Siswi - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 April 2014
Bangka Pos

Korban Cabul Kepsek Tak Hanya 2 Siswi

Rabu, 20 Juni 2012 07:51 WIB
Korban Cabul Kepsek Tak Hanya 2 Siswi
net
Ilustrasi
BANGKAPOS.COM, PINRANG - Korban perkosaan oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMP Negeri 5, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, MA (48), diduga tidak hanya dua orang. Selain AF (16) dan SNI (15), masih ada korban lainnya.

Safruddin, paman AF, yang ditemui di kediamannya, Selasa (19/6/2012) menjelaskan, pascaterungkapnya pencabulan yang dilakukan MA, ada tiga orang pelajar lainnya yang juga mengaku mendapat pelecehan dari pelaku.

"Hanya saja, tiga siswi tersebut hanya mengaku digerayangi, tidak diperkosa, karena keburu keluar ruangan," ujarnya.

Selaku paman sekaligus wali korban, Safruddin menginginkan pihak berwenang tidak mendiamkan kasus tersebut. Ia meminta kepolisian menghukum pelaku sesuai perbuatannya dan meminta pihak Dinas Pendidikan memberhentikan pelaku sebagai PNS.

"Masa depan anak kami sudah rusak," ujarnya.

Terpisah, Badariah, ibu dari SNI juga meminta pelaku dihukum seberat-beratnya. Anaknya saat ini memilih mengungsi ke rumah pamannya karena trauma.

"Kini SNI berubah jadi pendiam dan tidak mau makan . Sebelumnya ia anak ceria dan mantan ketua OSIS. Saat ini ia juga lolos masuk SMA unggulan namun ia menolak untuk bersekolah kembali," kata Badariah.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Ilyas Ardy mengungkapkan, penyidik telah memanggil lima saksi. Tiga siswa dan dua dari orang tua korban. Terkait dugaan korban yang lebih dari dua, Ilyas mengatakan hingga saat ini belum ada tambahan pelapor dan hanya AF dan SNI saja.

"Tapi, kami masih terus menyelidiki jika saja masih ada tambahan korban. Biasanya siswi seusia mereka malu untuk mengakui," ujar Ardy Ilyas.
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
114667 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas