Mayat Akim Tergeletak di Pantai Sanfur
Bangkapos.com - Rabu, 20 Juni 2012 18:47 WIB

kompas
Ilustrasi
Berita Terkait
- Pria Ini Tewas Usai Minum Obat Kuat
- Diduga Over Dosis, Deni Tewas di Kamar Hotel
- Diperiksa, Pemilik Bengkel Las Tempat Akiong Tewas
- Satpam BTC Sempat Melihat Kucing di Toko Emas Family’s
- Polisi Hanya Temukan Bulu Kucing di Toko Emas Family's
- Ditinggal Kerja, Rumah Teguh Dibobol Maling
- Toko Mas Family's di BTC Dibobol Pencuri
- Suami Guru SMA Tewas di Kamar Hotel Dicurigai
- Kematian Guru SMA di Kamar Hotel Terungkap
- Geger, Guru SMA Tewas di Kamar Hotel
Laporan wartawan Bangka Pos, Hendra
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Akim (43) warga Pantai Sanfur, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan warga sudah tak bernyawa. Mayat Akim tergeletak di pinggir Pantai Sanfur. Rabu (20/6/2012) sore.
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Akim (43) warga Pantai Sanfur, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah ditemukan warga sudah tak bernyawa. Mayat Akim tergeletak di pinggir Pantai Sanfur. Rabu (20/6/2012) sore.
Menurut Alimudin (44) warga Desa Batu Belubang, informasi yang diterimanya dari warga bahwa menyebutkan ada mayat sekitar pantai Sanfur.
"Tadi saya dijemput sama orang ke rumah. Katanya ada menemukan mayat di pantai sampur. Saya cek dan benar. Langsung saya tarik ke pinggir dan saya balikkan tubuhnya. Kata orang namanya Akim warga sekitar sini juga" kata Alimudin kepada wartawan, Rabu (20/6/2012).
Mayat tersebut lanjutnya ditemukan di pesisir pantai dan terkena gelombang air laut. Khawatir dibawa ombak, Alimudin pun memindahkannya ke daratan.
"Tadi saya dijemput sama orang ke rumah. Katanya ada menemukan mayat di pantai sampur. Saya cek dan benar. Langsung saya tarik ke pinggir dan saya balikkan tubuhnya. Kata orang namanya Akim warga sekitar sini juga" kata Alimudin kepada wartawan, Rabu (20/6/2012).
Mayat tersebut lanjutnya ditemukan di pesisir pantai dan terkena gelombang air laut. Khawatir dibawa ombak, Alimudin pun memindahkannya ke daratan.
Penulis : hendra
Editor : emil
Rekomendasi Facebook
