Rabu, 10 Juni 2026

Suriah dalam Situasi Perang

Suriah berada dalam kondisi perang, kata Presiden Bashar al-Assad, Selasa (26/6/2012), yang memerintahkan kabinetnya

Tayang:
Editor: suhendri
BANGKAPOS.COM, DAMASKUS - Suriah berada dalam kondisi perang, kata Presiden Bashar al-Assad, Selasa (26/6/2012), yang memerintahkan kabinetnya untuk menumpas pemberontakan.

Saat pemberontakan memasuki bulan ke-16, Assad mengatakan pada kabinetnya bahwa Suriah berada dalam "kondisi perang yang sesungguhnya".

"Ketika (negara) dalam kondisi perang, semua kebijakan dan kemampuan kita harus digunakan untuk memastikan kemenangan," kata Assad seperti dikutip kantor berita SANA.

Sementara itu kekerasan terus terjadi di seluruh negeri. Setidaknya 116 orang terbunuh sepanjang Selasa, menurut Pemantau Hak Asasi Manusia. Lembaga itu mengatakan, 68 warga sipil, 41 tentarta, dan tujuh pemberontak kehilangan nyawa.

Pertempuran itu semakin mendekati ibukota, Damaskus. Pada Selasa, baku tembak antara pasukan pemberontak dengan angkatan perang Suriah di pinggiran Kota Damaskus, jelas organisasi itu.

"Pertempuran sengit terjadi di sekitar posisi-posisi Garda Republik di Qudsaya dan Al-Hama," kata Rami Abdel Rahman, juru bicara Pemantau HAM di Beirut. "Inilah untuk kali pertama artileri digunakan "sangat dekat dengan ibukota."

"Perkembangan ini sangat penting, sebab ini pertempuran paling sengit di kawasan itu dan sangat dekat dengan jantung ibukota," kata Abu Omar, juru bicara aktivis untuk wilayah Damaskus. Dia menambahkan, semua sarana komunikasi diputus di Al-Hama dan Qudsaya dan sekitarnya.

Aparat pemerintah "menyerbu kawasan itu dengan tank", kata Omar yang berbicara dengan AFP melalui Skype. Dia juga menyebut soal pembantaian, namun tidak memberi penjelasan lebih lanjut.

Sementara itu SANA melaporkan bahwa pasukan pemerintah terlibat pertempuran dengan "kelompok-kelompok teroris bersenjata" di Al-Hama dan berhasil membunuh puluhan orang serta menangkapi sejumlah orang lainnya.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved