Efendi Ancam Bawa Massa Duduki Bandara HAS Hanandjoedin
Bangkapos.com - Kamis, 28 Juni 2012 18:58 WIB
Share |

Laporan Wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM, BELITUNG --
Harga tiket pesawat terbang rute Tanjungpandan-Jakarta mendapat soroton berbagai pihak, termasuk LSM Lumbung Informasi Rakyat (LIRA).

Ketua LSM LIRA, Efendi Suud dalam jumpa persnya, Kamis (28/6/2012) siang di kota Tanjungpandan, Kabupaten Belitung, mengungkapkan, pihaknya kerap menerima keluhan dari masyarakat Belitung, khususnya pengguna jasa transportasi angkutan udara, terkait harga tiket pesawat terbang salah satu maskapai penerbangan yang dinilai sangat tidak wajar.

Sepengetahuannya, harga tiket pesawat terbang tersebut sempat mencapai Rp 800 ribu lebih. Menurutnya, hal itu sangat memberatkan sebagian masyarakat menengah ke bawah yang membutuhkan jasa transportasi udara bila hendak berangkat ke luar daerah Belitung atau sebaliknya dari Jakarta ke Belitung, untuk suatu keperluang yang sangat penting.

"Meski dalam ketentuannya harga tiket pesawat tersebut ditetapkan paling tinggi Rp 800 ribu namun bukan berarti diterapkan secara rutin. Jelas ini sangat memberatkan masyarakat lainnya yang kebetulan memang membutuhkan jasa penerbangan pesawat bila hendak keluar daerah," ungkap Efendi Suud.

Untuk itu ia sendiri mendesak agar persoalan tersebut dapat segera disikapi pihak-pihak terkait, termasuk pemerintah daerah maupun pihaknya perusahaan penerbangan yang bersangkutan.

Jika desakan itu tidak disikapi secara baik, maka Efendi Suud mengancam akan menggelar aksi besar-besaran dengan membawa massa untuk menduduki bandara HAS Hanandjoedin Tanjungpandan.

"Saya bicara bukan omong kosong. Yang jelas bila hal ini tidak segera disikapi maka saya bersama masyarakat akan melakukan aksi menduduki bandara HAS Hanandjoedin itu. Atau bila perlu kami akan melakulan aksi pemblokiran pesawat yang masuk ke wilayah Belitung ini," tegasnya.

Penulis : ryan augusta
Editor : suhendri
Sumber : bangkapos.com


Rekomendasi Facebook