Amril Bey Si Pemain Bayaran
Bangkapos.com - Kamis, 12 Juli 2012 00:03 WIB

suarajakarta.com
Ilustrasi
Laporan Wartawan Bangka Pos, Ichsan Mokoginta Dasin
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kabar berpulangnya mantan pemain PS Bangka era tahun 70-80-an, Amril Bey juga menjadi kabar duka bagi sejumlah mantan pemain sekaligus pecinta bola di Kecamatan Mendobarat.
Para pemain bola Kecamatan Mendobarat era tahun 80-an mengenal sosok Amril Bey sebagai pemain yang ngotot dan lincah.
"Dia (Amril) sering menjadi pemain bayaran dan sengaja dicarter oleh klub-klub tertentu manakala ada turnamen di Mendobarat," ujar mantan pemain bola Desa Petaling, Ruswan (50) kepada bangkapos.com, Rabu (11/7/2012).
Amril Bey menghembuskan napas terakhir di RSUD Sejiran Setason, Muntok, Bangka Barat, Selasa (10/7/2012) setelah sekitar satu minggu dirawat akibat luka yang dideritanya. Amril menjadi korban tabrak lari oleh pengendara mobil tak dikenal di jalan raya Simpangteritip, beberapa hari lalu.
BANGKAPOS.COM, BANGKA - Kabar berpulangnya mantan pemain PS Bangka era tahun 70-80-an, Amril Bey juga menjadi kabar duka bagi sejumlah mantan pemain sekaligus pecinta bola di Kecamatan Mendobarat.
Para pemain bola Kecamatan Mendobarat era tahun 80-an mengenal sosok Amril Bey sebagai pemain yang ngotot dan lincah.
"Dia (Amril) sering menjadi pemain bayaran dan sengaja dicarter oleh klub-klub tertentu manakala ada turnamen di Mendobarat," ujar mantan pemain bola Desa Petaling, Ruswan (50) kepada bangkapos.com, Rabu (11/7/2012).
Amril Bey menghembuskan napas terakhir di RSUD Sejiran Setason, Muntok, Bangka Barat, Selasa (10/7/2012) setelah sekitar satu minggu dirawat akibat luka yang dideritanya. Amril menjadi korban tabrak lari oleh pengendara mobil tak dikenal di jalan raya Simpangteritip, beberapa hari lalu.
Penulis : ichsan
Editor : fitriadi
Sumber : bangkapos.com
Rekomendasi Facebook
