Ini Pesan Ibunda Kepada Jokowi
Bangkapos.com - Jumat, 13 Juli 2012 00:20 WIB

tribunnews.com
Jokowi bersama warga Jakarta.
Berita Terkait
- Jokowi Akhirnya Tahu Si Pelempar Batu
- Perjalanan Hidup Jokowi Dibuat Film
- Teuku Rifnu Disetrum Agar Mirip Jokowi
- Ucapan Ruhut Cuma "Psywar"
- Gerindra Calonkan Jokowi Presiden Tahun 2019
- Ruhut: Gimana Tukang Mebel Mau Jadi Capres
- Jokowi Yakin Pilkada Jateng Satu Putaran
- Jokowi Jalan-jalan, Warga Magelang Heboh
- Komnas HAM Tuding Jokowi Prioritaskan Pencitraan
- Wajah Orang Ini Sangat Mirip Jokowi
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Sifat Jokowi yang cair, merangkul banyak orang, mampu diterima siapapun, luwes memimpin rakyatnya semasa menjadi Wali Kota Solo, sudah terlihat sejak kecil. Sudjiatmi Notomihardji, ibunda Jokowi, sudah melihat jiwa kepemimpinan anak sulungnya itu.
"Dari kecil sudah kelihatan. Dia anak yang bekerja keras dan pantang menyerah," cerita Sudjiatmi di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2012). Kedatangan Sudjiatmi ke Jakarta, untuk mendampingi putranya itu.
Jokowi lahir dari empat bersaudara. Tiga adiknya semua perempuan yakni Iit Sriyantini, Hidayati, dan Titik Ritawati. Setelah duduk di sekolah menengah pertama, sebagai anak tertua, Jokowi sudah terlihat mengayomi adik-adiknya yang saat itu masih kecil-kecil. Sikap disiplin Jokowi terapkan kepada mereka.
Sudjiatmi mengakui, menjadi Gubernur Jakarta tidak lah mudah. Ketika direstui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk maju sebagai calon Gubernur, Jokowi meminta restu kepada Sudjiatmi. "Dan itu saya restui," ungkap Sudjiatmi yang mengenakan busana Muslim serba hijau.
Harapan Sudjiatmi tak besar jika kelak memang puteranya diamanahi memimpin Jakarta, sama seperti ketika memimpin Solo. Pesannya tetap tak berubah dan meminta Jokowi menjalani pepakem luhur agama yang sudah diajarkan kepadanya. "Pokoknya tetap kerja keras, jujur, dan istiqomah," ucapnya.
Meski isteri dan ketiga adik Jokowi tak datang di hari pencoblosan, mereka tetap mendukungnya lewat doa. Bahkan, beberapa hari sebelum itu, keluarga melaksanakan doa bersama. Hal tersebut diakui adik ipar Jokowi, Hari Mulyono.
"Kemarin kita sekeluarga menyelenggarakan acara naryah. Mendoakan semoga pilkada Jakarta yang berlangsung hari ini aman, lancar, dan sukses untuk Pak Jokowi dan Basuki," ujar Hari yang datang ke Jakarta bersama ibunda Jokowi, sejak Selasa kemarin.
"Dari kecil sudah kelihatan. Dia anak yang bekerja keras dan pantang menyerah," cerita Sudjiatmi di Posko Pemenangan Jokowi-Basuki, Jalan Borobudur, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (12/7/2012). Kedatangan Sudjiatmi ke Jakarta, untuk mendampingi putranya itu.
Jokowi lahir dari empat bersaudara. Tiga adiknya semua perempuan yakni Iit Sriyantini, Hidayati, dan Titik Ritawati. Setelah duduk di sekolah menengah pertama, sebagai anak tertua, Jokowi sudah terlihat mengayomi adik-adiknya yang saat itu masih kecil-kecil. Sikap disiplin Jokowi terapkan kepada mereka.
Sudjiatmi mengakui, menjadi Gubernur Jakarta tidak lah mudah. Ketika direstui Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan untuk maju sebagai calon Gubernur, Jokowi meminta restu kepada Sudjiatmi. "Dan itu saya restui," ungkap Sudjiatmi yang mengenakan busana Muslim serba hijau.
Harapan Sudjiatmi tak besar jika kelak memang puteranya diamanahi memimpin Jakarta, sama seperti ketika memimpin Solo. Pesannya tetap tak berubah dan meminta Jokowi menjalani pepakem luhur agama yang sudah diajarkan kepadanya. "Pokoknya tetap kerja keras, jujur, dan istiqomah," ucapnya.
Meski isteri dan ketiga adik Jokowi tak datang di hari pencoblosan, mereka tetap mendukungnya lewat doa. Bahkan, beberapa hari sebelum itu, keluarga melaksanakan doa bersama. Hal tersebut diakui adik ipar Jokowi, Hari Mulyono.
"Kemarin kita sekeluarga menyelenggarakan acara naryah. Mendoakan semoga pilkada Jakarta yang berlangsung hari ini aman, lancar, dan sukses untuk Pak Jokowi dan Basuki," ujar Hari yang datang ke Jakarta bersama ibunda Jokowi, sejak Selasa kemarin.
Editor : fitriadi
Sumber : Tribunnews
Rekomendasi Facebook
