Rabu, 10 Juni 2026

Kemiripan IPad Ini Berbuntut Sengketa

Dalam berkas pengadilan yang baru diungkapkan di pengadilan Amerika Serikat Rabu (25/7/2012)

Tayang:
zoom-inlihat foto Kemiripan IPad Ini Berbuntut Sengketa
BBC Indonesia/kompas
Kemiripan produk iPad (kiri) dan Samsung Galaxy 10.1 (kanan) berbuntut pada sengketa paten
BANGKAPOS.COM, CALIFORNIA - Dalam berkas pengadilan yang baru diungkapkan di pengadilan Amerika Serikat Rabu (25/7/2012) kemarin, Apple mengungkapkan bahwa Samsung Electronics Co Ltd. menuntut pembayaran royalti paten dari Apple dalam jumlah yang jauh lebih besar dari yang pernah ditarik dari pelisensi lain.  

Dalam berkas berbeda, Samsung mengatakan bahwa permintaan royaltinya sudah sejalan dengan norma-norma industri.

Seperti yang tertulis dalam berkas pengadilan Apple, Samsung menuntut 2.4 persen dari "keseluruhan harga jual" produk-produk perangkat mobile Apple.

"Permintaan royalti Samsung ini berkali-kali lipat jumlahnya dari yang dibayarkan Apple untuk lisensi dari pemilik paten lainnya," tulis Apple tanpa merinci jumlah persis uang yang dibayar Apple ke pemilik paten lain tersebut.

Pihak Samsung berpegang pada pendapatnya bahwa penawaran harga yang mereka ajukan "sudah konsisten dengan harga yang diminta oleh perusahaan-perusahaan lain", dan bahwa Apple tidak pernah  menawar harga tersebut.

"Apple malah menolak penawaran awal Samsung, tak mau bernegosiasi lebih lanjut, dan sampai saat ini belum membayar sepeserpun atas teknologi Samsung yang dipakainya," tulis Samsung dalam berkas terpisah yang diajukan hari Rabu (25/7/2012).

Apple dan Samsung yang berupakan dua produsen consumer electronics terbesar sedang terlibat banyak perselisihan hukum di berbagai belahan dunia, termasuk Eropa dan Amerika Serikat. Masing-masing menuduh lawannya melanggar paten-paten tertentu dalam bersaing menjadi produsen nomer satu di industri perangkat mobile yang tengah berkembang pesat.

Salah satu pokok perdebatan hukum ini berkaitan dengan standard essential patents milik Samsung. Ini adalah paten-paten yang dilisensikan oleh Samsung kepada pesaing-pesaingnya di bawah persyaratan yang adil dan masuk akal. Sebagai gantinya, teknologi tersebut harus diadopsi menjadi standar industri.
Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved