Buyut Obama Budak Kulit Hitam Pertama di AS
Bangkapos.com - Rabu, 1 Agustus 2012 04:01 WIB

azizonomics.com
Barack Obama
Berita Terkait
- Minta Marinir Pegangi Payung, Obama Langgar Aturan
- Pengirim Surat Beracun untuk Obama Ditangkap
- Obama Ingin Perempuan Pegang Jabatan Pemerintahan
- Obama Disambut Dingin di Ramallah
- Obama Diperingatkan Militer Iran
- Kerabat Obama di Kenya Ikut Pilgub
- Gara-gara Pilih Obama, Patricia Kunkle Dipecat
- Wartawan Protes tak Leluasa Liput Obama
- Gara-gara Obama, Pesawat Sipil Ini Dipaksa Mendarat
- Obama Sebut Hidup Ribuan Orang Hancur karena Senjata…
BANGKAPOS.COM, WASHINGTON - Kakek buyut Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama ternyata adalah budak kulit hitam pertama di wilayah koloni AS.
Seperti dilaporkan ZeeNews, Selasa (31/7/2012), berdasarkan sebuah penelitian tentang analisis perkawinan, Obama ternyata adalah salah satu dari 11 cicit John Punch.
Punch adalah budak kulit hitam pertama di Virginia, hampir empat abad silam. Menurut sejarawan, Punch dianggap sebagai budak legal pertama di AS, setelah hukum Virginia dibuat.
"Saya tidak hanya menimbang temuan yang sebenarnya, tapi juga hukum Virginia dan sikap sosial ketika John tinggal," ujar Elizabeth Mills, seorang genelog AS.
Bukti Y-DNA asal Afrika di diri Obama, lanjutnya, tidak bisa dibantah. Data lain juga menunjukkan bahwa John Punch adalah kakek buyut Obama. Dari garis keturunan ibunya, Obama juga masih memiliki keturunan Eropa.
Temuan ini membuktikan bahwa Obama lahir di AS, sekaligus membantah pendapat yang menyatakan Obama dilahirkan di Kenya, Afrika, kampung halaman ayahnya.
Seperti dilaporkan ZeeNews, Selasa (31/7/2012), berdasarkan sebuah penelitian tentang analisis perkawinan, Obama ternyata adalah salah satu dari 11 cicit John Punch.
Punch adalah budak kulit hitam pertama di Virginia, hampir empat abad silam. Menurut sejarawan, Punch dianggap sebagai budak legal pertama di AS, setelah hukum Virginia dibuat.
"Saya tidak hanya menimbang temuan yang sebenarnya, tapi juga hukum Virginia dan sikap sosial ketika John tinggal," ujar Elizabeth Mills, seorang genelog AS.
Bukti Y-DNA asal Afrika di diri Obama, lanjutnya, tidak bisa dibantah. Data lain juga menunjukkan bahwa John Punch adalah kakek buyut Obama. Dari garis keturunan ibunya, Obama juga masih memiliki keturunan Eropa.
Temuan ini membuktikan bahwa Obama lahir di AS, sekaligus membantah pendapat yang menyatakan Obama dilahirkan di Kenya, Afrika, kampung halaman ayahnya.
Editor : fitriadi
Sumber : Tribunnews
Rekomendasi Facebook
