Hempas Jepang, Putri AS Raih Emas Beruntun
Bangkapos.com - Jumat, 10 Agustus 2012 05:08 WIB

LUIS ACOSTA / AFP
Gelandang Amerika Serikat, Carli Lloyd, merayakan golnya ke gawang Jepang saat final Olimpiade London 2012 di Stadion Wembley, London, Kamis (9/8/2012). AS akhirnya menang 2-1.
BANGKAPOS.COM, LONDON - Tim sepak bola putri Amerika Serikat sukses menorehkan medali emas Olimpiade London 2012, setelah dalam final menyikat Jepang 2-1 di Stadion Wembley, Kamis atau Jumat (10/8/2012) dini hari WIB.
Final cabang olahraha sepak bola putri itu merupakan ulangan laga puncak Piala Dunia 2011. Kala itu, "Samurai Biru" menyikat tim "Negeri Paman Sam" 3-1 lewat drama adu penalti, setelah bermain 2-2 selama 120 menit.
Dalam laga yang dipimpin wasit asal Jerman, Bibiana Steinhaus, itu, AS membuka keunggulan saat kickoff baru berusia delapan menit. Pahlawan laga semifinal, Alex Morgan, melakukan solo run dan mengumpan lambung ke mulut gawang Miho Fukumoto. Kemudian, Carli Lloyd sukses memaksimalkan umpan tersebut.
DI paruh kedua, Lloyd kembali menjadi momok pertahanan armada Norio Sasaki. Liukannya dari tengah lapangan gagal dihadang bek-bek Jepang. Alhasil, wanita berusia 30 tahun itu melesakkan bola dari jarak 20 meter dan yang gagal dimentahkan Fukumoto pada menit ke-54.
Sembilan menit berselang, Jepang coba bangkit melalui bomber andalannya, Yuki Ogimi. Perempuan berusia 25 tahun itu berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Hope Solo.
Tim "Matahari Terbit" makin bersemangat. Namun, hingga wasit Steinhaus meniupkan peluit panjang, Jepang gagal menyamakan kedudukan meski unggul penguasaan bola 58%.
Praktis, AS pun sukses menorehkan medali emas Olimpiade London 2012. Itu adalah prestasi terbaik tim yang dibesut Pelatih Swedia Pia Sundhage. Pasalnya, medali emas di London 2012 adalah yang ketiga secara beruntun. Total, AS sudah menorehkan lima medali emas sepak bola putri dari lima olimpiade, sejak cabang itu mulai dipertandingkan pada 1996.
Final cabang olahraha sepak bola putri itu merupakan ulangan laga puncak Piala Dunia 2011. Kala itu, "Samurai Biru" menyikat tim "Negeri Paman Sam" 3-1 lewat drama adu penalti, setelah bermain 2-2 selama 120 menit.
Dalam laga yang dipimpin wasit asal Jerman, Bibiana Steinhaus, itu, AS membuka keunggulan saat kickoff baru berusia delapan menit. Pahlawan laga semifinal, Alex Morgan, melakukan solo run dan mengumpan lambung ke mulut gawang Miho Fukumoto. Kemudian, Carli Lloyd sukses memaksimalkan umpan tersebut.
DI paruh kedua, Lloyd kembali menjadi momok pertahanan armada Norio Sasaki. Liukannya dari tengah lapangan gagal dihadang bek-bek Jepang. Alhasil, wanita berusia 30 tahun itu melesakkan bola dari jarak 20 meter dan yang gagal dimentahkan Fukumoto pada menit ke-54.
Sembilan menit berselang, Jepang coba bangkit melalui bomber andalannya, Yuki Ogimi. Perempuan berusia 25 tahun itu berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang Hope Solo.
Tim "Matahari Terbit" makin bersemangat. Namun, hingga wasit Steinhaus meniupkan peluit panjang, Jepang gagal menyamakan kedudukan meski unggul penguasaan bola 58%.
Praktis, AS pun sukses menorehkan medali emas Olimpiade London 2012. Itu adalah prestasi terbaik tim yang dibesut Pelatih Swedia Pia Sundhage. Pasalnya, medali emas di London 2012 adalah yang ketiga secara beruntun. Total, AS sudah menorehkan lima medali emas sepak bola putri dari lima olimpiade, sejak cabang itu mulai dipertandingkan pada 1996.
Editor : fitriadi
Sumber : Kompas.com
Rekomendasi Facebook
