Kahfi: Foke Tak Mungkin Bakar Rumah Warganya
Bangkapos.com - Kamis, 23 Agustus 2012 13:24 WIB
Share |
kebakaran.jpg
TRIBUNNEWS.COM/HERUDIN
Garis polisi terpasang di sekitar lokasi kebakaran di Pondok Bambu, Jakarta Timur, Rabu (22/8/2012). Sebanyak 140 bangunan yang terdiri dari rumah tinggal dan tempat usaha terbakar pada Selasa (21/8/2012), yang diduga akibat korsleting listrik. TRIBUNNEWS/HERUDIN

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Isu maraknya kebakaran di Jakarta terlebih di kantong suara Jokowi-Ahok mendapat reaksi keras dari kubu pasangan Foke-Nara. Kubu Foke-Nara merasa difitnah dengan isu tersebut.

"Kalau di lokasi kebakaran itu banyak yang milih Jokowi, terus dibilang kami yang bakar? Kami menolak tudingan itu. Tolong dibuktikan, kalau tidak bisa dibuktikan itu fitnah. Hati-hati kalau ngomong," ujar Kepala Media Center Foke-Nara, Kahfi Siregar, Kamis (23/8/2012) kepada Tribun.

Kahfi mengingatkan akan menempuh jalur hukum. Menurutnya pihaknya juga tidak tahu siapa yang menyebar broadcast messenger mengenai data-data kebakaran di Jakarta dan cenderung menuduh pihak Foke-Nara lah yang melakukan pembakaran.

"Kebakaran itu rata-rata karena arus pendek. Kecuali kebakaran itu karena kami ikut nyiram bensin, tetapi ini kan nggak. Fauzi Bowo sebagai Gubernur DKI tidak mungkin membakar warganya sendiri," cetusnya.

Kahfi menambahkan, sebagai calon incumbent, Fauzi Bowo mempunyai kepentingan yang lebih besar dari pihak manapun untuk keamanan dan kenyamanan Kota Jakarta. "Bicara gunakan hati dan pikiran. Berpikir bersih adalah pegangan kami atas semua tudingan itu," paparnya.

Editor : suhendri
Sumber : Tribunnews


Rekomendasi Facebook