A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Tambang Emas Pulau Buru Hasilkan Rp 365 Triliun - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Jumat, 25 Juli 2014
Bangka Pos

Tambang Emas Pulau Buru Hasilkan Rp 365 Triliun

Senin, 8 Oktober 2012 09:33 WIB
Tambang Emas Pulau Buru Hasilkan Rp 365 Triliun
Googlemaps
Pulau Buru
BANGKAPOS.COM, AMBON - Kehadiran tambang emas di kawasan Gunung Botak, Desa Wamsait, Kabupaten Buru telah mempengaruhi berbagai aspek di tengah masyarakat. Salah satu yang paling menonjol adalah aspek ekonomi.

Sejak ditemukan wilayah tambang emas di kawasan Gunung Botak, dalam setahun perputaran uang diperkirakan telah mencapai angka Rp 365 triliun. Hal itu dingkapkan Ketua Asosiasi Pertambangan Emas Rakyat Indonesia (Aspiri) Maluku, Andi Ridwan kepada sejumlah wartawan di Ambon, Minggu (7/10/2012) kemarin.

"Coba dihitung saja kalau per hari 2,5 ton emas yang dihasilkan, 1 kilogram emas harganya Rp 425 juta, jadi kalau 2,5 ton per hari berapa jumlahnya?" kata Andi.

Andi mengakui, saat ini secara yuridis formal, pemerintah pusat belum mengeluarkan izin pertambangan rakyat (IPR) untuk operasi penambangan emas di Buru. Namun jika hal tersebut sudah selesai, ditargetkan pada tahun 2013 mendatang, hasil produksi emas di pulau Buru bisa mencapai Rp 920 triliun.

"Jika Pertambangan Rakyat sudah dikeluarkan, target kita dengan jumlah tromol 100 ribu unit, dan tong 5.000 unit, Maka pada 2013 nanti tingkat produksi emas dapat mencapai Rp 920 triliun,"ungkapnya. 
Editor: fitriadi
Sumber: Kompas.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas