XL Launching Layanan Serba 1000
Memperingati HUT XL ke-16 kemarin, XL Bangka Belitung menggelar acara
Penulis: khamelia |
Pada kesempatan itu, RSOM XL Babel, Darwing Chaniago menjelaskan,
sejak
2007 XL telah mempelopori tarif murah layanan telekomunikasi seluler di
Indonesia.
Hingga saat ini, XL juga terus berupaya untuk bisa memberikan layanan seluler terbaik bagi pelanggan, dengan harga yang terjangkau, namun tetap memberikan manfaat (value) lebih bagi pelanggan. Pada hari jadi ke-16 tahun ini, XL mengenalkan program Serba 1000.
"Melalui program ini, pelanggan dari seluruh lapisan masyarakat akan bisa memanfaatkan layanan dengan tarif yang terjangkau dan berkualitas. Hanya dengan tarif Rp 1000, pelanggan sudah bisa mendapatkan bonus nelpon 200 menit (on-net) atau bonus mengirimkan SMS sebanyak 1000 SMS. Bisa juga menggunakan layanan data sebesar 10 MB," jelas Darwing.
Pelanggan bisa mendapatkan program penuh manfaat ini
dengan melalui kartu Perdana XL bagi pelanggan baru atau melalui *123#
bagi pelanggan lama.
Sementara dalam pers rilisnya, Presdir XL Hasnul
Suhaimi mengatakan, selama 16 tahun beroperasi, XL telah
menginvestasikan tidak kurang dari Rp 50 triliun.
Sebagian besar dari investasi diperuntukkan bagi pembangunan infrastruktur jaringan ke seluruh penjuru negeri. Saat ini XL telah memiliki backbone fiber optic sepanjang lebih dari 17 ribu km yang menghubungkan Jawa - Sumatera - Bali - Lombok - Sulawesi - Kalimantan., bahkan juga tersambung dengan jaringan internasional.
Total BTS XL mencapai 33.737 BTS, dengan 8.788 di antaranya merupakan BTS 3G. XL akan terus meningkatkan investasi untuk infrastruktur jaringan telekomunikasi sesuai dengan kebutuhan, seiring dengan peningkatan trafik komunikasi masyarakat, bertambahnya pelanggan, kemajuan teknologi, serta dukungan kepada pembangunan di daerah terpencil.
Saat ini XL telah melayani lebih dari 45 juta pelanggan (masyarakat Indonesia) di 33 propinsi, 498 kabupaten, dan 3.785 kecamatan. Untuk jangkauan layanan, XL saat ini telah mencapai lebih dari 90% populasi nasional, termasuk meliputi wilayah perbatasan dengan negara lain, di antaranya Sabang, Natuna, Simeulue, Entikong, Nunukan, Pulau Sebatik, Biak, dan Merauke.