A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Kematian Akibat Sakit Jantung Koroner 53,5 % - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Minggu, 20 April 2014
Bangka Pos

Kematian Akibat Sakit Jantung Koroner 53,5 %

Kamis, 11 Oktober 2012 08:31 WIB
Kematian Akibat Sakit Jantung Koroner 53,5 %
merdeka.com
Ilustrasi
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Kandungan kadar kolesterol berlebih dalam tubuh bisa memicu terjadinya kematian mendadak sebagai akibat dari serangan jantung.

Berdasarkan hasil Survei Kesehatan Rumah Tangga Nasional (SKRTN), dalam 10 tahun terakhir angka kematian di Indonesia akibat PJK cenderung mengalami peningkatan. Pada tahun 1991, angka kematian akibat PJK adalah 16 %.

kemudian di tahun 2001 angka tersebut melonjak menjadi 26,4 %. Angka kematian akibat PJK diperkirakan mencapai 53,5 per 100.000 penduduk di Indonesia.

"Kolesterol tinggi merupakan 'silent killer' atau pembunuh tersembunyi yang sering tidak disadari. Kandungan kolesterol yang tinggi dalam tubuh kerap tak dirasakan, padahal dampaknya mematikan," kata Dokter Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Dr dr Ari Fahrial Syam kepada media di Jakarta.

Ari menjelaskan kolesterol berlebih yang menumpuk pada pembuluh darah akan membuat saluran itu menyempit, terus menyempit, hingga akhirnya pembuluh darah buntu yang bisa menyebabkan kematian secara mendadak.

"Kalau yang mengalami penyempitan pembuluh yang mengalirkan darah ke jantung bisa menyebabkan penyakit jantung koroner, kalau pembuluh darah di otak menyebabkan stroke, lumpuh separuh badan, dan kematian mendadak," jelasnya.

Karenanya, sambung Ari, kadar kolesterol dalam tubuh harus dicek secara rutin dan jangan disepelekan, kolesterol tinggi tak hanya menyerang orang-orang gemuk, sebab orang bertubuh kurus pun bisa tinggi kadar kolesterolnya.

"Cek kolesterol secara rutin memang efektif mengantisipasi kadar kolesterol berlebih, dan kalaupun ternyata sudah tinggi bisa diupayakan cara pengobatan dan terapi untuk menurunkan kadar kolesterol," ungkap Ari.

Sementara itu, Selly Kartika, Marketing Director PT Pfizer Indonesia menambahkan Jantung koroner merupakan salah satu penyakit pembunuh yang paling ditakuti di seluruh dunia dan banyak menyerang usia produktif.Terbutkti, 80% persen kematian karena jantung mendadak

Menurut Selly, edukasi dini dan pencegahan akan bahaya penyakit jantung perlu ditingkatkan. Pasalnya, ada beberapa faktor resiko yang membuat penyakit ini timbul diantaranya gaya hidup sehat, kolestrol, dan tekanan darah.

Karenanya, dalam rangka mengedukasi masyarakat agar dapat terhindar dari penyakit yang mematikan ini Pfizer menggelar kepedulian melalui kegiatan "Cek Kolesterol Gratis” untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan bahaya kolesterol di Rumah Sakit Jantung Harapan Kita Jakarta.

Kolesterol merupakan salah satu dari faktor-faktor penyebab penyakit jantung yang terkenal dengan silent killer. "Karena pasien tidak merasakan apa-apa bila total kolesterolnya di atas ambang batas tetapi ini beresiko," ungkapnya.

Kegiatan ini, sambung Selly merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat khususnya dalam hal mendukung pemerintah mewujudkan masyarakat Indonesia yang sehat berkelanjutan.

“Selain mengajak masyarakat untuk memperhatikan kesehatannya, kegiatan ini merupakan wujud komitmen Pfizer kepada masyarakat untuk senantiasa berbagi informasi tentang kesehatan," imbuhnya.
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
165084 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas