Jumat, 21 November 2014
Bangka Pos

313 Sekolah Raih Adiwiyata Nasional

Senin, 12 November 2012 16:52 WIB

Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati
BANGKAPOS.COM
, BANGKA--Program Adiwiyata Nasional berbasis pelestarian lingkungan hidup yang dicanangkan Kementerian  Lingkungan Hidup ternyata belum berdampak signifikan pada sekolah-sekolah di Indonesia.

Padahal ada lebih kurang 250.000 sekolah di Indonesia, tetapi hingga tahun 2012 ini diakui Menteri Negara Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya, baru ada sekitar 1.686 sekolah yang berpartisipasi dalam program ini, namun hanya 313 sekolah yang ditetapkan Adiwiyata Nasional dan 123 sekolah Adiwiyata Mandiri.

"Untuk Kabupaten Bangka dari 313 sekolah itu baru SMA Setia Budi yang meraih penghargaan sekolah Adiwiyata Nasional, makanya kami mendorong ke arah Adiwiyata Mandiri," jelas Pendamping Perkemahan Hijau, Yuli Tulistianto dari BLH Kabupaten Bangka, kepada bangkapos.com, Senin (12/11/2012).

Untuk itu menurutnya, dari Badan Lingkungan Hidup provinsi dan kabupaten mencoba merangkul sekolah-sekolah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung agar mencanangkan program Adiwiyata ini sehingga suasana di sekolah nyaman dan sejuk dengan melestarikan lingkungan.

"Mulai besok di Kabupaten Bangka, kami buat 11 sekolah Adiwiyata lagi seperti Mts, SMEA Yapensu, SDN 1, SDN 15, SMPN 4, SMPN 5 dan sekolah lainnya," kata Tulis.

Diakuinya selama ini ada anggapan untuk membuat sekolah Adiwiyata ini mahal, maka anggapan itu salah yang terpenting adanya kekompakan, team work, dan  bekerjasama dengan berbagai pihak termasuk dengan perusahaan swasta.

"Adiwiyata itu tidak bekerja dengan mahal. Tidak harus mengeluarkan biaya besar. Dulu ada anggapan biaya Adiwiyata Rp 400 juta. Faktanya dari pertemuan kepala sekolah di luar bermitra seperti SMK 2 Semarang, bermitra dengan Toyota," kata Tulis.
Penulis: nurhayati
Editor: emil

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas