Minggu, 1 Februari 2015

Alat Pembunuh Kanker Payudara Diminati Luar Negeri

Selasa, 20 November 2012 17:41 WIB

Alat Pembunuh Kanker Payudara Diminati Luar Negeri - pembunuh_kanker_payudara.jpg
Tempo.co
Bra terapi antikanker ciptaan Prof Warsito Taruno.
Alat Pembunuh Kanker Payudara Diminati Luar Negeri - warsito.jpg
Sehatnews
Prof Warsito Taruno dan alat pembunuh kanker bikinannya.

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Penemuan alat pembunuh kanker oleh Prof Dr Warsito Purwo Taruno membuat geger dunia medis, tidak hanya di Indonesia bahkan sampai mancanegara.

CTECH Labs (Center for Tomography Research Laboratory) Edwar Technology, Ruko Perumahan Modernland, Tanggerang, Banten, pun kini setiap hari kerja, yakni Senin-Jumat didatangi puluhan pasien kanker yang ingin menyembuhkan diri dari gerogotan penyakit mematikan ini.

Pasien berdatangan dari berbagai penjuru. Ada dari Aceh, Papua hingga dari luar negeri sekalipun, seperti Belgia. Prof Dr Warsito Purwo Taruno, penemu alat berbasis medan listrik pembunuh kanker, mengatakan sudah ada lima pejabat yang mengobati penyakitnya, namun sayangnya Warsito enggan menyebutkan identitas pejabat tersebut.

"Tempat ini bukan klinik ya, kami tidak meminta orang yang datang untuk menginap maupun meminum obat dari kami. Tempat ini adalah payung dari penelitian tentang alat saya," ujarnya.

Warsito menjelaskan, setiap penderita kanker yang datang akan disodorkan formulir persetujuan, yang menegaskan perkembangan kesehatan sang penderita akan digunakan untuk kepentingan penelitian medis.

Ia mengaku sejauh ini tidak pernah menemui kendala mengenai perizinan usaha tersebut.

"Alat kami menggunakan tenaga listrik sekitar 3 volt, dan memang tidak ada peraturan yang bisa mengatur hal tersebut," tutur Warsito.

Halaman1234
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
KOMENTAR ANDA

TRIBUNnews.com © 2015

About Us

Help

Atas