A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Guru Suruh Siswi dan Temannya 'Main' - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Bangka Pos

Guru Suruh Siswi dan Temannya 'Main'

Selasa, 20 November 2012 18:55 WIB
Guru Suruh Siswi dan Temannya 'Main'
Ilustrasi
BANGKAPOS.COM, PAREPARE - Seorang guru di Kota Parepare, Sulsel, AU, dituding melakukan pelecehan seksual terhadap siswanya berinisial AR. Guru yang mempunyai seorang istri dan anak itu kini diperiksa intensif di ruangan Unit PPA Polres Parepare, Selasa (20/11/2012).

Menurut pengakuan ayahanda AR, yang melaporkan kejadian ini kepada polisi, peristiwa tersebut sudah berlangsung lama. Ia mengetahui hal itu setelah memaksa anak laki-lakinya mengaku kenapa ada "cupang" (bekas ciuman) di leher anaknya.

"Saya tidak bisa berkata apa-apa setelah mendengar cerita anak saya yang diperlakukan bejat oleh gurunya sendiri. Saya terpukul, apalagi ibunya," katanya pasrah.

Kasat Reskirm Polres Parepare AKP Emile R Hartanto mengatakan, pelaku ditangkap saat sedang mengajar.

Emile mengungkapkan, yang paling mengejutkan adalah anak itu  disuruh gurunya berhubungan badan dengan temannya, seorang siswi berinisial SF di ruangan ekstrakurikuler pada Minggu sore kemarin.

Adegan siswa dan siswi itu ditonton sendiri oleh oknum guru tersebut. Setelah pelaku bergairah, siswi disuruh keluar, lalu siswa disuruh melakukan oral seks terhadap pelaku.

"Usai melakukan adegan itu, pelaku memberikan hadiah kepada korban berupa handphone, tas dan baju kaos," jelas Emile.

Kini oknum guru mesum tersebut mendekam di ruang tahanan Polres Parepare.

"Ia (pelaku, red) kami jerat dengan Undang-Undang Nomor 23 tentang perlindungan anak. Kami masih melakukan penyidikan apa masih ada saksi yang kita akan panggil," ungkap Emile.
Editor: fitriadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas