A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pasca Siswa Kerasukan, Aktifitas Belajar SMK Yapentop Kembali Normal - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 19 April 2014
Bangka Pos

Pasca Siswa Kerasukan, Aktifitas Belajar SMK Yapentop Kembali Normal

Kamis, 6 Desember 2012 17:41 WIB
Pasca Siswa Kerasukan, Aktifitas Belajar SMK Yapentop Kembali Normal
tribunnews.com
ilustrasi: siswa doa bersama
Laporan wartawan Bangka Pos, Iwan Satriawan

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Aktifitas belajar mengajar di SMK Yapentop, Kamis (6/12/2012) kembali normal seperti biasanya. Tidak ada lagi siswi yang mengalami kerasukan seperti sehari sebelumnya.

Sedangkan sejumlah siswi yang mengalami kerasukan pada Rabu (5/12/2012) diberikan dispensasi oleh pihak sekolah untuk istirahat di rumahnya masing-masing.

Kepala Sekolah SMK Yapentop Toboali Sunaidi Solihin kepada bangkapos.com, mengungkapkan, suasana belajar mengajar saat ini kembali normal.

"Semalam sudah digelar doa bersama tokoh agama di sekolah. Puji tuhan tidak ada lagi siswi yang mengalami kesurupan, sementara siswi yang kemarin kesurupan beberapa diantaranya sudah masuk kembali dan beberapa kita berikan dispensasi untuk istirahat," jelas Sunaidi.

Menjawab pertanyaan mengenai adanya kemungkinan anak-anak kesurupan karena beban menghadapi ujian dalam waktu dekat ini, Sunaidi menampik hal tersebut.

Pasalnya, siswi yang kesurupan adalah siswi kelas I dan II, sementara yang akan menghadapi ujian dalam waktu dekat ini adalah siswa-siswi kelas III.

"Selain itu di sekolah kita selama ini banyak kegiatan positif kita gelar. Ini agar waktu anak-anak tidak kosong," ungkapnya.

Pada ksesempatan tersebut Sunaidi berharap apa yang dialami sekolahnya kedepan tidak terulang lagi agar anak-anak didiknya tidak terganggu kegiatan belajarnya.

"Kita tidak ingin mendahului, tapi kita berharap ini tidak terulang kembali lah," ujarnya.

Sebelumnya, Rabu (5/12/2012) pagi, belasan siswi SMK Yapentop Toboali mengalami kerasukan secara bergiliran. Kejadian ini membuat kegiatan belajar mengajar dihentikan dan siswa dipulangkan lebih awal dari biasanya.
Penulis: IwanS
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
254973 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas