• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 18 September 2014
Bangka Pos

LM Ngaku Terpaksa Layani Lelaki Hidung Belang

Sabtu, 22 Desember 2012 09:56 WIB
LM Ngaku Terpaksa Layani Lelaki Hidung Belang
Surya/Sudarmawan
Lima Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal di sejumlah warung remang-remang di perbatasan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi diamankan petugas Polres Madiun, Jumat (21/12/2012).
BANGKAPOS.COM, MADIUN - Sebanyak 5 Pekerja Seks Komersial (PSK) yang mangkal di sejumlah warung remang-remang di perbatasan Kabupaten Madiun dan Kabupaten Ngawi diamankan petugas Polres Madiun, Jumat (21/12/2012).

Rata-rata mereka berusia antara 29 sampai 50 tahun dan sudah bekerja di warung sepanjang JL Raya Madiun - Ngawi, Desa Moneng, Kecamatan Pilangkenceng, Kabupaten Madiun itu sejak setahun terakhir. Kelimanya mengaku terpaksa menjual diri untuk menghidupi anak-anaknya setelah berpisah dan ditinggal mati suaminya.

Kini, para PSK tersebut sedang menjalani pemeriksaan di Polres Madiun dan dipastikan bakal menginap di Polres Madiun untuk proses penyidikan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kelima PSK itu adalah SL (36) warga Nganjuk, ST (50) warga Madiun, PN (38) warga Bojonegoro, LM (35) warga Tuban, serta KS (29) warga asal Kabupaten Madiun. Saat diperiksa petugas, mereka rata-rata malu dan menundukkan kepalanya. Kelimanya diamankan setelah kepergok melayani para pelanggannya.

Salah seorang PSK, LM mengaku terpaksa menjadi PSK liar di warung remang-remang karena tidak bisa bekerja lainnya. Sementara dia harus menghidupi anak-anaknya yang masih bersekolah di kampung halamannya.

"Saya ditinggal suami saya meninggal, jadi terpaksa bekerja seperti ini. Kalau rekan-rekan saya ada yang suaminya meninggal dan ada pula yang cerai," terangnya kepada Surya (Tribunnews Network), Jumat (21/12/2012).

Sementara, Kasubag Humas Polres Madiun, AKP Eddy Riyanto menegaskan kelimanya selain didata dan diberi pembinaan akan dijerat dengan pasal tindak pidana ringan (tipiring). Pasalnya, pekerjaannya masuk dalam penyakit masyarakat yang selama ini harus diberantas petugas.

"Malam ini mereka akan menginap di Polres Madiun. Setelah berkas selesai mereka akan disidangkan di Pengadilan Negeri Kabupaten Madiun," tandasnya.
Editor: asmadi
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
276443 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas