Jumat, 28 November 2014
Bangka Pos

Bohong! Lowongan Jadi LO Olimpiade Negara Islam

Selasa, 15 Januari 2013 22:08 WIB

BANGKAPOS.COM, PEKANBARU -- Ratusan warga Pekanbaru, yang sebagian besar mahasiswa, terkicuh atas isu penerimaan liasion officer (LO) untuk pelaksanaan olimpiade negara-negara Islam, Islamic Solidarity Games (ISG) ke-3 yang berlangsung di Pekanbaru, Riau, Juni 2013. 

Mereka mendatangi Gedung Sekretariat KONI Riau, Jalan Gajahmada, Pekanbaru, Selasa (15/1/2013), namun penerimaan LO itu ternyata tidak benar.

"Kami mendapat informasi dari sebuah media online di Pekanbaru, menyatakan panitia ISG bakal menerima pegawai LO ISG. Informasi itu juga berkembang dari mulut ke mulut. Makanya kami datang kemari," tutur Susanto, salah seorang mahasiswa yang ingin melamar.

Menurut Susanto, dalam media itu disebutkan, panitia ISG membutuhkan pegawai LO yang mengerti bahasa internasional, yakni Bahasa Inggris, Perancis, atau Arab. Bahasa itu merupakan bahasa pengantar, dari 66 negara Islam yang akan berlaga di ISG.

Kedatangan mahasiswa itu sebenarnya sudah berlangsung sejak Senin, namun jumlahnya masih puluhan orang. Hari Selasa ini, jumlah pencari kerja itu semakin membesar.

Ketua I, Panitia Daerah ISG, Syamsurizal akhirnya menemui para pelamar LO dimaksud. Menurut dia, panitia ISG memang membutuhkan LO yang mengerti bahasa Inggris, Perancis, dan Arab. Hanya saja, penerimaan belum dilakukan saat ini, melainkan sebulan menjelang pelaksanaan ISG atau sekitar bulan Mei.

"Pada saatnya nanti, kami akan memberi tahu penerimaan LO lewat beberapa media di Riau. Sekarang ini, kami meminta adik-adik agar lebih memperdalam kemampuan bahasa yang dibutuhkan agar ketika penerimaan semuanya sudah lebih terampil," tutur Syamsurizal.

Setelah penjelasan Syamsurizal, mantan Ketua Harian Panitia Besar PON itu, ratusan pelamar itu akhirnya bubar.

Editor: emil
Sumber: Kompas.com

TRIBUNnews.com © 2014

About Us

Help

Atas