A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Harga Ikan Gabus Capai Rp 50.000 Per Kilo - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Bangka Pos

Harga Ikan Gabus Capai Rp 50.000 Per Kilo

Jumat, 25 Januari 2013 15:05 WIB
Harga Ikan Gabus Capai Rp 50.000 Per Kilo
bangkapos.com/edwardi
Aon, anggota kelompok budidaya ikan Padang Siput "Belinyu Bersatu" dibantu rekannya melakukan panen ikan gabus di kolam miliknya.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Edwardi

BANGKAPOS.COM, BANGKA --
Minimnya pasokan ikan laut akibat cuca buruk yang terjadi saat ini, memberikan dampak terhadap penjualan ikan air tawar yang harganya mulai naik. Seperti ikan gabus (deleg) saat ini dijual di pasar ikan Belinyu mencapai sekitar Rp 50.000/kg.

Hal ini diungkapkan Zainudin, pedagang ikan Pasar Belinyu kepada Bangkapos.com, Kamis (24/1/2013) di lokasi kolam ikan milik Aon, Kampung Pulau Pune Kelurahan Air Jukung Kecamatan Belinyu.

"Untuk ikan air tawar, memang ikan gabus atau ikan deleg ini harganya lumayan mahal dibandingkan ikan air tawar lainnya, seperti lele, nila, dan patin," katanya.

Ditambahkannya, selain itu daging ikan gabus ini dipercaya memiliki khasiat bisa dijadikan obat untuk mengobati luka dalam, seperti orang yang habis operasi, melahirkan dan lainnya.

"Keberadaan ikan gabus saat ini juga terbilang sudah jarang ditemukan, sangat sedikit sekali orang yang membudidayakannya. Biasanya orang hanya menangkapnya dari alam saja, seperti di kolong atau rawa-rawa," tukasnya.
Penulis: edwardi
Editor: asmadi
Sumber: bangkapos.com
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas