A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Petinju 17 Tahun Meninggal di atas Ring - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 24 April 2014
Bangka Pos

Petinju 17 Tahun Meninggal di atas Ring

Senin, 28 Januari 2013 00:07 WIB
Petinju 17 Tahun Meninggal di atas Ring
kompas
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Dunia Tinju Profesional Indonesia kembali berduka, kali ini giliran petinju muda belia Tubagus Setia Sakti dari Bandar Lampung yang harus meregang nyawa di kancah ring tinju Bayaran Indonesia.

Tubagus Setia Sakti Petinju Profesional berusia 17 tahun adalah petinju yang masih relatif muda. Menurut Penuturan Promotor Pertandingan Syafrudin Lado, Tubagus bertanding di kejuaraan Nasional Ad Interim Versi Komisi Tinju Profesional Indonesia KTPI, dalam pertarungan yang dijadwalkan 12 Ronde di TVRI Sabtu (26/1/2013) malam.

"Pertarungan ini adalah ad interim dimana Tubagus yang menempati peringkat satu melawan peringkat kedua Ical Tobida," ungkap Syafrudin Lado.

Lawan yang dihadapi Tubagus adalah petinju senior Ical Tobida, yang sudah cukup berpengalaman.

Lado mengatakan, sebagai promotor dirinya sudah menjalani prosedur yang ditetapkan, mulai dari timbang badan dan cek kesehatan sehari menjelang pertandingan.

"Pada saat timbang badan almarhum dinyatakan laik tanding dan beratnya pun under beberapa ons dari berat ideal di kelas terbang yunior 49 kilogram,” jelas Lado.

Namun takdir berbicara lain, Tubagus harus meregang nyawa dan menjadi korban keganasan ring Tinju Profesional Indonesia .

Menurut Lado, yang menjadi penyebab kematian Tubagus adalah pendarahan di otak.

"Berdasarkan hasil ct scan di Rumah Sakit UKI, almarhum mengalami pendarahan di Otak," papar Lado.

Dikatakan, pada ronde kedelapan, wasit yang memimpin pertandingan terpaksa menghentikan pertandingan, karena Tubagus Setia Sakti beberapa kali mengangkat tangannya sebagai tanda tidak dapat melanjutkan pertandingan.

Meninggalnya Petinju Tubagus Setia Sakti ini menambah daftar panjang Petinju Indonesia yang meninggal dunia di atas ring tinju bayaran.

Sementara itu pelaksana Tugas Badan Olahraga Profesional Indonesia BOPI Haryo Yuniarto sudah mendapat laporan langsung dari promotor terkait meninggalnya Petinju Tubagus Setia Sakti.

"Saya sudah mendapat laporan dari promotor tentang meninggalnya Tubagus dan pihak Promotor akan menanggung seluruh biaya sampai ke pemulangan jenazah almarhum ke Bandar Lampung,” ujar Haryo.

Haryo mengatakan, terkait pelaksanaan Tinju Profesional di TVRI , pihak Promotor sudah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.

"Kita akan dalami kasus ini," tandas Haryo.

Editor: emil
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
328314 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI KOMENTAR SAYA
© 2014 TRIBUNnews.com All Right Reserved About Us Privacy Policy Help Terms of Use Redaksi Info iklan Contact Us Lowongan
Atas