A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Oknum Hakim Pemesan Penari Striptease Masih Bebas - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Kamis, 31 Juli 2014
Bangka Pos

Oknum Hakim Pemesan Penari Striptease Masih Bebas

Jumat, 1 Februari 2013 10:44 WIB
Oknum Hakim Pemesan Penari Striptease Masih Bebas
*/tribunnews.com
Ilustrasi

BANGKAPOS.COM,JAKARTA--Kelambanan Presiden Susilo Bambang (SBY) meneken surat pemecatan (oknum) hakim pemesan penari striptease, DDj memantik keprihatinan Komisi Yudisial.

Kendati telah diberhentikan Majelis Kehormatan Hakim (MKH) pada 2011, hingga kini presiden belum menandatangani SK Pemberhentian.

DDj yang berencana merintis karir baru sebagai advokat pun hingga kini masih bertugas di Pengadilan Negeri Yogyakarta. Menurut komisioner KY, Taufiqqurahman Sahuri, hakim yang diberhentikan melalui proses sidang etik MKH, tak boleh berdinas lagi.

"Dia kan diberhentikan dengan MKH, ya tidak boleh kerja lagi dan menerima gaji," kata Taufiqqurahman saat jumpa pers di Gedung KY, Jakarta, Kamis (31/1) kemarin.

Taufiqqurahman mempertanyakan alasan proses administrasi pemecatan Hakim Djanuanto yang sangat lamban. Padahal, KY sudah menjalin koordinasi dengan MA dan Istana. "Lambannya administrasi itulah yang kita pertanyakan. Padahal, sudah kita koordinasikan. Semoga tak lama lagi prsoses administrasinya selesai," harapnya.

Hakim DDj diberhentikan pada 22 November 2011 melalui MKH, karena mengirim SMS ke pengacara kasus yang ditanganinya saat berperkara di PN Kupang, Nusa Tenggara Timur. Dalam SMS itu, DDj minta disediakan penari striptease yang bisa dipegang dan sejenisnya.

Setelah MKH memutuskan pemberhentiannya, DDj berniat alih profesi menjadi advokat. "Saya tidak masalah dipecat. Saya kan difitnah, dizalimi," kata Djanuwanto usai sidang kala itu.

Mahkamah Agung (MA) dan KY telah lama mengirimkan surat pemecatan atas Hakim Djanuanto ke presiden. Tak hanya striptease, dalam sidang etik, DDj terbukti minta dibelikan tiket pesawat pulang pergi Kupang-Yogya berkali-kali ke pengacara yang sedang berperkara di pengadilan. Akibat sering pulang kampung itu pula, DDj sering terlambat menghadiri sidang.

Nama DDj hingga kemarin bahkan mudah diakses di website resmi PN Yogyakarta. Nama DDj masih bertengger daftar hakim nomor empat dari 20 hakim lainnya. Dalam kanal website putusan MKH, PN Yogyakarta tak mencantumkan sanksi yang diberikan kepada DDj. Padahal, putusan sidang etik 22 November 2011, DDj dipecat.

Editor: emil
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas