Turis Arab Buru Daun Khat Untuk Obat Kuat

Tanaman Catha Edulis, atau akrab disebut Khat tumbuh subur di kawasan Cisarua Bogor. Hanya berada

Turis Arab Buru Daun Khat Untuk Obat Kuat
Tribunnews.com
Kepala Humas Badan Narkotika Nasional Kombes Pol Sumirat Dwiyanto meninjau lokasi tanaman Khat (cathinone) di Desa Cibeureum, Kecamatan Cisarua, Bogor, Selasa (5/2). Petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Kabag Humas BNN Kombes Pol Sumirat Dwiyanto mengamankan 55 lokasi seluas sedikitnya 3 hektare ladang khat yang berada di beberapa tempat di Kampung Tugu Selatan, Kampung Tugu Utara dan Kampung Cibeuruem.
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Tanaman Catha Edulis, atau akrab disebut Khat tumbuh subur di kawasan Cisarua Bogor. Hanya berada sekitar 500 meter dari Taman Safari Indonesia, Puncak beberapa warga Kampung Pasir Tugu RT 1 RW 6, Sisarua, Bogor, Jawa Barat bertani tanaman yang dicap haram Badan Narkotika Nasional (BNN) tersebut.

Menurut penuturan Nanang Surata Wijaya (47), warga setempat, daun yang mengandung zat cathinone, narkotika golongan I ini biasa dijual kepada orang Arab untuk meningkatkan stamina.

"Biasanya mah sama orang Arab, kalau ke sini pasti nyarinya daun 'Gat'. Katanya sebagai obat kuat,  buat nambah stamina," ujar pria yang biasa dipanggil Jack, saat berbincang dengan Kabah Humas BNN Sumirat Dwiyanto di lokasi, Selasa (5/2/2013).

Jack mengaku, biasanya para orang arab yang datang kesini selalu membeli daun Khat dengan harga Rp 300 ribu sampai dengan Rp 1,2 juta. Tergantung dari besar kecilnya kantong pelastik.

"Biasanya kebanyakan yang dibeli yang jenis batang merah. Mereka minta yang di pucuk dan langsung dipetik ditempat," lanjutnya.

Meskipun banyak orang Arab yang kerap datang ke kampungnya, namun warga sekitar tidak terlalu antusias untuk selalu mengonsumsi tanaman yang naik daun setelah mencuatnya kasus Raffi Ahmad ini.

"Warga sini malah nggak doyan, disini mah cuma nanam saja. Kagak buat sendiri," kata pemilik lahan tanaman Khat seluas 300 meter tersebut.

Editor: edwardi
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved