RTRW Babel Masih Seputar Pertambangan

Panitia khusus (Pansus) RTRW Babel 2012-2032 menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait, Senin (11/2/2013).

RTRW Babel Masih Seputar Pertambangan
Bangkapos.com/alza
Suasana rapat Raperda RTRW Babel.
Laporan Wartawan Bangka Pos, Alza Munzi

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Panitia khusus (Pansus) RTRW Babel 2012-2032 menggelar rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait, Senin (11/2/2013).

Pembahasan Raperda RTRW Babel kembali dilanjutkan setelah beberapa waktu sempat vakum, menunggu persiapan dari pihak eksekutif.

Hadir Kepala Bappeda Babel Nazalyus, Kepala Distamben Babel Aldan Djalil, Kepala Dishut Andri Wahono, Kepala DKP Babel Sugianto, Kepala Disbudpar Babel Yan Megawandi, Kepala PU Babel Sarjulianto dan Kepala BLHD Babel Amrullah Harun.

Pansus juga mengundang Ketua Astrada Babel Johan Murod, perwakilan PT Timah Tbk, Direktur Eksekutif Walhi Babel Ratno Budi dan akademisi UBB.

Pembahasan raperda masih seputar penetapan kawasan hutan, pertambangan dan sebagainya.

"Sektor pertambangan bisa jadi pariwisata. Misalnya menjadikan kapal keruk sebagai wisata tambang. TB 1 di Merawang, dulunya sebagai tambang terbaik dunia. Saya menunggu itu belum ada tanggapan. Bisa dijadikan aset. Kawasan pariwisata tidak boleh dijadikan pertambangan. Filosofi ini harus dipegang," ujar Yan dalam paparannya.

Penulis: Alza Munzi
Editor: edwardi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved