Jalan dan Tanggul Bendungan Pam Kelapa Terancam
Tanggul bendungan Pam Kelapa, yang juga berfungsi sebagai ruas jalan untuk a
Tayang:
Bangkapos.com/Riyadi
Jembatan kedua selain sebagai akses masyarakat petani, juga sebagai pintu air bendungan Pam Kelapa.
Laporan Wartawan Bangka Pos Riyadi
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tanggul bendungan Pam Kelapa, yang juga berfungsi sebagai ruas jalan untuk aktifitas perekonomian masyarakat Kelurahan Kelapa, Beruas Kecamatan Kelapa dan sekitarnya, terancam terputus.
Saat ini bagian dari sisi jembatan telah ambrol dan tinggal menyisakan dinding pondasi, aliran air pun mengalir deras, tidak melalui kolong jembatan, melainkan sisi kanan dan kiri bagian dasar di luar box cluvert (lorong jembatan).
"Tanggul Pam yang juga berfungsi sebagai jalan itu, setiap hari dilalui ratusan petani dan masyarakat lainnya, yang punya kebun di sebelah utara waduk Pam. Kalau bagian jembatan ini sampai terputus, orang ngangkut sawit nggak bisa, mau ke kebun juga nggak bisa, pokoknya terputus semua, jalan ini satu-satunya yang menghubungkan antara pemukiman warga menuju areal Pam dan areal perkebunan masyarakat," jelas Abu kepada bangkapos.com Minggu (17/2/2013).
BANGKAPOS.COM, BANGKA -- Tanggul bendungan Pam Kelapa, yang juga berfungsi sebagai ruas jalan untuk aktifitas perekonomian masyarakat Kelurahan Kelapa, Beruas Kecamatan Kelapa dan sekitarnya, terancam terputus.
Saat ini bagian dari sisi jembatan telah ambrol dan tinggal menyisakan dinding pondasi, aliran air pun mengalir deras, tidak melalui kolong jembatan, melainkan sisi kanan dan kiri bagian dasar di luar box cluvert (lorong jembatan).
"Tanggul Pam yang juga berfungsi sebagai jalan itu, setiap hari dilalui ratusan petani dan masyarakat lainnya, yang punya kebun di sebelah utara waduk Pam. Kalau bagian jembatan ini sampai terputus, orang ngangkut sawit nggak bisa, mau ke kebun juga nggak bisa, pokoknya terputus semua, jalan ini satu-satunya yang menghubungkan antara pemukiman warga menuju areal Pam dan areal perkebunan masyarakat," jelas Abu kepada bangkapos.com Minggu (17/2/2013).