• Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Selasa, 23 September 2014
Bangka Pos

Mobil Murah Dibidik Merek Datsun

Selasa, 19 Februari 2013 13:56 WIB
Mobil Murah Dibidik Merek Datsun
Nagoro.wordspres.com/tribunnews.com
Mobil Datsun

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Rencana Nissan untuk membangkitkan kembali merek Datsun bakal menarik perhatian pasar mobil di Indonesia. Karena mobil yang pernah populer 1970-an ini memang pernah akrab bagi penggemar otomotif di Indonesia.

Selain di Indonesia, Datsun rencananya akan meluncur juga di India dan juga Rusia. “Indonesia adalah salah satu negara yang Datsun awareness-nya masih sangat kuat. Bahkan katanya di beberapa gedung di Jakarta masih ada logo Datsun,” kata Vincent Cobee, Corporate Vice President Datsun Business Unit Nissan Motor Co. LTD seperti dilansir Tribunnews dari Otomotifnet.com.

Bagi Datsun, kehadirannya di Indonesia bisa menjadi peluang dan juga bisa menjadi tantangan. Apalagi, Datsun sudah memiliki merek dasar di Indonesia sebagai kendaraan kuat dan kencang. “Tantangannya, pandangan itu harus diterjemahkan pula saat ini, tentu dengan penyesuaian dengan kondisi sekarang,” tambah Cobee.

Target konsumennya Datsun itu akan menyasar pada pembeli mobil pertama. Kelompok kelas menengah yang saat ini sedang meningkat jumlahnya di negara-negara berkembang termasuk Indonesia. “Mobil tidak hanya digunakan sebagai alat transportasi juga lambang kesuksesan,” ujar jebolan Harvard Business School ini.

Ketika ditanya apakah mobil yang akan dikeluarkan sesuai program pemerintah tentang LCGC, Cobee membantahnya. Ia bilang, belum berencana mengeluarkan mobil kecil dan murah. Tetapi secara garis besar, pria asal Prancis itu setuju dengan program tersebut.

“Kami tidak mengeluarkan mobil dengan harga murah, tetapi lebih tepat disebut mobil yang affordable price,” sambut Kintaro Izumida, Presiden Direktur PT Nissan Motor Indonesia yang ikut menemani selama wawancara.

Meski diluncurkan di 3 negara, bukan berarti Datsun menjual produk yang sama. Cobee menegaskan, akan dilakukan penyesuaian produk sesuai kondisi pasar pada setiap negara. Sebagai gambaran saja, di Indonesia dan India ada perbedaan pengertian soal mobil keluarga yang diidamkan.
Di Indonesia, mobil keluarga harus memiliki minimal 7 tempat duduk.
“Karena harus bisa membawa selain keluarga inti, juga kakek, nenek, pengasuh anak dan lainnya,” kata kelahiran 1968 ini.

Berbeda dengan di India, keluarga di sana hanya butuh mobil yang lebih kecil. Karena pada umumnya sudah well educated dan biasanya hanya punya 1 atau 2 anak. Selain itu di India mobil enggak bisa ngebut, karena macet, sedang di Indonesia masih bisa di atas 100 km/jam.

“Jadi kami akan membangun merek dan membuat mobil sesuai kebutuhan pasar di setiap negara,” tambahnya lagi.

Editor: emil
Sumber: Tribunnews
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
0 KOMENTAR
359924 articles 12 0
Loading...
Sebelum memberikan komentar, silahkan login menggunakan
TERBARU
TERBARU
TERLAMA
TERKOMENTARI
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas