A PHP Error was encountered

Severity: 4096

Message: Object of class stdClass could not be converted to string

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Object of class stdClass to string conversion

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined variable: Object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Trying to get property of non-object

Filename: controllers/articles.php

Line Number: 105

Pakai Ijazah Palsu, Pasangan Cabup Gagal Calon - Bangka Pos
  • Tribun Network
  • Login
  •  
  •  
  • Tribun JualBeli
Sabtu, 2 Agustus 2014
Bangka Pos

Pakai Ijazah Palsu, Pasangan Cabup Gagal Calon

Rabu, 20 Maret 2013 07:55 WIB
Laporan Wartawan Bangka Pos Nurhayati

BANGKAPOS.COM, BANGKA -- KPU Kabupaten Bangka saat ini sedang melakukan proses klarifikasi dan verifikasi terhadap berkas pencalonan empat pasangan kandidat yakni H Yusroni Yazid-Rozali (Yusro), H Abdul Gani Aup-Vendy Andireja (Gandy), Hj Noorhari-Rendra Basri (Nusantara) dan H Tarmizi H Saat-Rustamsyah (Tentram)  yang maju mendaftarkan diri sebagai Cabup dan Cawabup Bangka.
Pengecekan dilakukan baik menyangkut pendidikan para calon maupun domisili mereka serta persyaratan lainnya.

"Sekarang ini tiga anggota KPU dan sekretariat ada yang keluar daerah dan ke dalam daerah untuk klarifikasi dan verifikasi pasangan calon. Ada yang ke Jogja, Palembang, Semarang dan Jakarta termasuk kami di lokal hari ini ke Belinyu. Seperti Rustamsyah orang Belinyu itu harus ada tandatangan kades, kita cek juga keabsahannya untuk domisilinya," kata  Kepala Devisi Pencalonan, Organisasi, Umum, PAW dan Rumah tangga KPU Kabupaten Bangka Andi Budi Yulianto, Selasa (19/3/2013) kepada bangkapos.com , di KPU Kabupaten Bangka.

Pengecekan ini dilakukan ketika KPU menemukan ada kejanggalan dalam persyaratan ke empat pasangan kandidat tersebut.

"Kalau ditemukan ijazah pendidikan mereka palsu maka mereka tidak bisa mencalonkan dan dianggap membohongi publik. Ini bisa terganjal, makanya jangan salahkan KPU tidak bisa maju menjadi peserta pilkada," ungkap Andi.
Penulis: nurhayati
Editor: edwardi
Bagi apa yang Anda baca dengan teman Anda.
  | Social:    ON Social:    OFF | Option
TRIBUNnews.com © 2014 About Us Help
Atas