Selasa, 9 Juni 2026

SPT Pajak Dijamin takkan Bocor

Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany memastikanl surat pemberitahuan

Tayang:
BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Direktur Jenderal Pajak Fuad Rahmany memastikanl surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak tidak akan bocor dari instansinya. Termasuk SPT pajak keluarga Presiden maupun pejabat negara yang lain.  Data yang beredar di publik, kemungkinan adalah hasil retasan yang tak bisa dikonfirmasi.

"SPT asli itu tetap ada di tangan kita. Tidak pernah ada yang bocor SPT asli. SPT punya Presiden dan pejabat negara disimpan di tempat yang aman," kata Fuad, di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Kamis (21/3/2013). Dia mengatakan penyebab kebocoran SPT milik keluarga Presiden adalah upaya peretas (hacker) yang masuk ke sistem informasi Direktorat Jendral Pajak Kementerian Keuangan.

Menurut Fuad, bila angka dalam SPT sudah keluar dari sistem informasi pajak, data tersebut tak akan bisa dikonfirmasi. Karena, kata dia, angkanya selalu berubah. Namun dia menjamin siapapun yang berusaha membocorkan SPT milik wajib pajak, maka hal tersebut akan diproses secara hukum. "Tiap hari kan hacker berusaha masuk ke sistem kami. Per hari ada ribuan hacker yang berusaha masuk. Tapi kan kita punya firewall. Jadi pasti akan ketahuan, kan ada log book-nya," tambah Fuad.

 Saat ini, Ditjen Pajak sudah berkoordinasi dengan kepolisian untuk mengantisipasi dan mencegah upaya peretasan SPT wajib pajak. "Jadi SPT yang bocor di media itu belum tentu benar. Saya juga tidak mau mempermalukan media manapun (yang menulis itu)," katanya.

Seperti diberitakan, harian The Jakarta Post telah merilis jumlah kekayaan dan jumlah pajak yang disetor ke negara milik keluarga Presiden SBY. Dalam berita tersebut dijelaskan jumlah kekayaan Presiden SBY dan keluarganya melonjak signifikan dalam setahun terakhir.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved